Ultimatum Aparat, Prabowo: Jangan Jadi Beking Narkoba hingga Judi

rctiplus.com
8 jam lalu
Cover Berita
Ultimatum Aparat, Prabowo: Jangan Jadi Beking Narkoba hingga JudiNasional | okezone | Minggu, 17 Mei 2026 - 10:33Dengarkan Berita

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pembenahan internal aparat penegak hukum demi mewujudkan keadilan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap negara.

Prabowo meminta seluruh aparat, mulai dari hakim, polisi, jaksa, hingga tentara, berani melakukan koreksi diri dan membersihkan institusi dari praktik penyelewengan. Menurutnya, aparat yang bersih menjadi kunci dalam memberikan pelayanan maksimal kepada rakyat Indonesia, termasuk kaum buruh.

Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Museum Pahlawan Nasional Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

“Karena itu mari kita bersama-sama memperbaiki, tetapi seluruh aparat lainnya juga harus memperbaiki diri. Kejaksaan, kepolisian, tentara harus koreksi diri, harus menghilangkan penyelewengan dan korupsi dari tubuh masing-masing,” ujar Prabowo, dikutip Minggu (17/5/2026).

Presiden kembali menekankan aparat negara tidak boleh terlibat ataupun memberikan perlindungan terhadap pelanggaran hukum, terutama praktik perjudian, narkoba, hingga penyelundupan ilegal.

Baca Juga:Kronologi Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar, Sempat Kirim Sinyal Darurat

“Saya ulangi, seluruh aparat harus memperbaiki diri, harus membersihkan diri, harus berani koreksi. Jangan justru aparat yang di belakang penyelewengan. Aparat beking penyelewengan. Aparat beking penyelundupan, beking narkoba, beking judi,” ujar Prabowo.

Menurut Presiden, langkah pembenahan aparat telah mulai dirintis pimpinan TNI dan Polri. Karena itu, ia berharap reformasi internal terus diperkuat agar institusi penegak hukum semakin profesional, bersih, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

Prabowo juga mengingatkan agar aparat negara kembali pada jati dirinya sebagai pelayan rakyat yang dicintai masyarakat. “Saya mengimbau atas nama rakyat, jadilah tentara rakyat, jadilah polisi yang dicintai rakyat,” katanya.

Kompleks Museum Pahlawan Nasional Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, berdiri di atas lahan seluas 938,6 meter persegi. Museum ini terdiri atas dua bangunan utama, yakni gedung museum dan rumah singgah.

Baca Juga:BMKG: Waspada Cuaca Terik dan Hujan saat Pancaroba

Di museum tersebut, sejumlah koleksi pribadi Marsinah dipamerkan, mulai dari sepeda onthel yang digunakannya semasa sekolah, seragam kerja pabrik, tas, dompet, ijazah, hingga piagam penghargaan dari berbagai organisasi buruh. Barang-barang itu menggambarkan perjalanan hidup Marsinah, dari masa kecilnya di Nganjuk hingga perjuangannya sebagai buruh pabrik di Sidoarjo.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Momen Seru! Jokowi Gabung Komunitas Yoga Healoria di Solo | KOMPAS PETANG
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Memperkuat budaya literasi melalui Deres Buku
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Sahroni Minta HDCI Kepri Perbanyak Aksi Sosial di Masyarakat
• 24 menit lalujpnn.com
thumb
2 Modus Licik Pelaku Sekap Kakek 85 Tahun di Surabaya hingga Harta Rp2 Miliar dan Emas 1 Kg Raib
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Puluhan Lampu Jalan Pemuda Rawamangun Kembali Menyala Usai Pencurian Panel Listrik
• 9 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.