Klarifikasi Dedi Mulyadi soal Sekolah Maung saat Tahu Siswa SMAN 5 Bandung Salah Paham: Itu Istilah

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Nama “Sekolah Maung” mendadak ramai diperbincangkan setelah sejumlah siswa SMAN 5 Bandung mengaku keberatan jika nama sekolah mereka benar-benar diubah. Reaksi para siswa itu bahkan sampai menarik perhatian Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang langsung memberikan klarifikasi lewat media sosial pribadinya.

Polemik bermula usai beredar unggahan TikTok dari akun @pikiranrakyat dengan keterangan, “Siswa SMAN 5 Bandung Keberatan nama sekolah diubah jadi ‘Sekolah Maung’.” Dalam video tersebut, beberapa siswa menyampaikan keresahan mereka terkait wacana tersebut.

Dafa, salah satu siswa SMAN 5 Bandung, mengaku kurang setuju apabila nama sekolahnya diubah.

“Kalau itu sih om, kalau nama sekolah diubah jadi Sekolah Maung, aku kurang sependapat, karena kan dari dulu juga udah ikonik SMAN 5 Bandung,” ucap Dafa.

Hal senada juga disampaikan siswa lainnya bernama Satria. Ia menilai penyebutan nama sekolah baru itu terdengar aneh.

“Aneh pas nyebut aja sih. Jadi misalkan, ‘dari SMA mana? Maung 5,’ gitu kan jadi aneh,” kata Satria.

Sementara itu, Azam mengaku khawatir perubahan nama justru menghilangkan sejarah panjang sekolah yang sudah melekat di masyarakat.

“Dari saya sendiri, perubahan nama yang tiba-tiba mendadak dari SMAN 5 ke Sekolah Maung rasa gimana gitu ya. Memang bagus jadi kayak Maung, tapi menghilangkan sejarah SMAN 5 yang sudah kental gitu,” ujar Azam.

Melihat ramainya respons para siswa, Dedi Mulyadi akhirnya memberikan penjelasan melalui unggahan Instagram pada 17 Mei 2026. Ia menegaskan bahwa istilah “Maung” bukanlah nama baru sekolah, melainkan singkatan dari Manusia Unggul.

“Dan buat adikku yang ganteng-ganteng yang pinter-pinter, SMA Maung itu istilah, bukan jadi penamaan,” jelas Dedi Mulyadi sambil tersenyum.

Ia kemudian menjelaskan bahwa istilah tersebut dipakai untuk menggantikan sebutan sekolah favorit.

“Maung itu manusia unggul, artinya pengganti dari kalimat favorite,” tegas Dedi Mulyadi.

Program Sekolah Maung sendiri diketahui merupakan gagasan baru Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Kata “Maung” merupakan akronim resmi dari Manusia Unggul.

Menurut Dedi Mulyadi, konsep manusia unggul tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga bakat non-akademik seperti olahraga, seni, hingga industri kreatif.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Woodball Jawa Timur Bidik Prestasi Dunia Lewat Event Nasional
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Grup Neraka Bukan Halangan, John Herdman Percaya Timnas Indonesia Bisa Bersaing di Piala Asia
• 23 jam laludisway.id
thumb
DPR minta Kemenhaj mulai fokus puncak haji usai 80 persen jamaah tiba
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Lirik dan Makna Lagu Terbaru Harry Styles -
• 6 jam lalumedcom.id
thumb
5 Pemuda Diamankan Brimob saat Hendak Balap Liar di Pulogadung
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.