Sapi “Gemoy” dan Ternak Bantul Lolos Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo untuk IdulAdha 2026

bisnis.com
1 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Menjelang Hari Raya IdulAdha 1447/2026, Presiden Prabowo Subianto kembali membeli sapi dari peternak lokal untuk dijadikan hewan kurban. Sejumlah daerah pun mulai menyiapkan ternak terbaiknya setelah lolos seleksi pemerintah pusat.

Dilansir dari Antara, di Daerah Istimewa Yogyakarta, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bantul menyebut dua sapi milik peternak setempat berhasil lolos seleksi sebagai hewan kurban Presiden Prabowo.

Kepala DKPP Bantul Joko Waluyo mengatakan dua sapi tersebut berasal dari wilayah Kasihan dan Pleret. Sebelumnya, Pemkab Bantul mengajukan sembilan sapi untuk mengikuti seleksi yang dilakukan tim dari Sekretariat Negara bersama Pemerintah Provinsi DIY.

"Informasi dari DIY itu, hewan ternak dari Bantul lolos dua ekor, masing masing dari daerah Kasihan dan Pleret," kata Joko Waluyo saat dikonfirmasi di Bantul, Yogyakarta.

Menurut Joko, proses pemilihan sepenuhnya dilakukan tim pusat. Pihak daerah hanya mengusulkan sapi yang memenuhi syarat untuk diseleksi lebih lanjut.

"Kalau itu (pertimbangan) dari tim. Saya tidak tahu kenapa dipilih sapi dari Bantul. Kami kan sebelumnya mengajukan sembilan sapi, yang lolos dua; itu hasil seleksi dari tim, bukan dari kami," jelas Joko.

Baca Juga

  • Kebijakan Hilirisasi Prabowo Tuai Protes dari Investor China
  • Ini Respons Pejabat Bahlil, Purbaya, hingga Kadin soal Pengusaha China Protes ke Prabowo
  • Duduk Perkara Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo

Meski belum mengetahui detail jenis sapi yang dipilih, DKPP Bantul memastikan sapi yang diajukan memiliki bobot hidup rata-rata sekitar satu ton.

Terpilihnya sapi asal Bantul sebagai hewan kurban presiden disebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi para peternak lokal. Menurut Joko, hal itu menunjukkan kualitas ternak Bantul tetap dipercaya pemerintah pusat.

"Bantul selama ini beberapa tahun sudah terpercaya oleh presiden karena lolos seleksi. Tentu ini akan memberikan motivasi kepada para peternak di Bantul, karena kalau dibeli presiden merupakan penghargaan yang tidak ternilai harganya," katanya.

Ia menambahkan, meski populasi sapi di Bantul tidak terlalu besar, kondisi kesehatan ternak di wilayah tersebut dinilai baik sehingga rutin lolos seleksi hewan kurban presiden setiap tahun.

"Kemudian, di Bantul itu hewan ternaknya sehat-sehat, makanya bisa lolos. Harapan kami, itu dapat memberikan motivasi kepada peternak di Bantul untuk memelihara lebih baik ke depan, sehingga dipercaya untuk terus menyediakan ternak kurban untuk presiden," ujar Joko.

Sementara itu di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Presiden Prabowo juga membeli seekor sapi berbobot 1.020 kilogram milik peternak lokal bernama Muhammad Ikhsan Fauzi.

Sapi bernama “Gemoy” atau “Diego” tersebut dipelihara Ikhsan di Desa Bumiayu, Kecamatan Selopampang. Hewan kurban itu dibeli Presiden Prabowo dengan harga Rp100 juta setelah dinyatakan memenuhi kriteria oleh tim survei dari dinas terkait.

Menurut Ikhsan, dirinya tidak menyangka sapi yang telah dirawat selama hampir dua tahun akhirnya dipilih sebagai hewan kurban presiden.

"Kemarin ada dari dinas melakukan survei, kemudian di sini masuk kriteria, tidak menyangka. Alhamdulillah, namanya Diego, umur 27 bulan atau 2 tahun lebih laku dijual Rp100 juta," katanya.

Ikhsan mengaku bangga karena sapi yang dipeliharanya sejak kecil kini menjadi bagian dari momen penting IdulAdha 2026.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung Joko Budi Nuryanto menilai pembelian sapi lokal oleh Presiden Prabowo dapat menjadi dorongan positif bagi para peternak daerah.

Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap peternak lokal akan memacu masyarakat untuk meningkatkan kualitas budidaya ternak sapi.

"Tentu saja dengan pencarian hewan kurban untuk bantuan Presiden yang kemudian mencari di lokal ini akan merangsang para peternak di Kabupaten Temanggung untuk beternak dan budi daya sapi dengan sebaik-baiknya, sehingga bisa mencukupi kebutuhan itu," katanya.

Rencananya, sapi kurban milik Presiden Prabowo tersebut akan diserahkan kepada warga Dusun Sarangan, Desa Campurejo, Kecamatan Tretep. Setelah disembelih pada Hari Raya IdulAdha, daging kurban akan dibagikan kepada masyarakat sekitar.

Pemilihan sapi dari Bantul dan Temanggung ini sekaligus menunjukkan meningkatnya perhatian terhadap kualitas peternakan lokal. Selain menjadi kebanggaan bagi peternak, pembelian hewan kurban oleh presiden juga dinilai memberi dampak ekonomi dan motivasi bagi pengembangan peternakan daerah. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gunung Dukono Meletus Setinggi 3.200 Meter Pagi Ini
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Nasib PM Inggris di Ujung Tanduk, Ini Sosok Terkuat Penggantinya
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Gempa M 4 Terjadi di Pacitan Jatim
• 11 jam laludetik.com
thumb
Trump ke Beijing: Simbol Berakhirnya Dominasi Tunggal Amerika
• 29 menit lalukumparan.com
thumb
Persib Bandung Bisa Kunci Gelar Juara Super League 2025/2026 di Parepare Saat Lawan PSM Makassar, Begini Skenarionya
• 1 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.