DLH Mataram ambil tas plastik warga belanja di CFD, diganti "eco bag"

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Mataram (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), membagi ratusan tas guna ulang atau eco bag secara gratis kepada masyarakat umum, untuk mengurangi limbah penggunaan kantong plastik sekali pakai.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari tanpa kendaraan (Car Free Day/CFD) Jalan Udayana, Kota Mataram, dengan tagline "Rampas Kantong Plastik" di Mataram, Minggu.

"Tas guna ulang atau ramah lingkungan yang kami bagi hari ini sebanyak 300 lembar," kata Kepala DLH Kota Mataram Nizar Denny Cahyadi melalui Sekretaris DLH setempat Irwansyah di sela kegiatan.

Dengan tagline "Rampas Kantong Plastik", kata dia, setiap warga yang berbelanja di CFD dan menggunakan tas plastik diambil petugas dan diganti dengan tas ramah lingkungan.

Baca juga: Kiat mengurangi penggunaan plastik dalam kegiatan sehari-hari

"Belanjaan mereka yang tadinya menggunakan tas plastik, kami tukar dengan eco bag. Tas plastik mereka, kami ambil dan masukkan ke kantong sampah," katanya.

Menurutnya, penggunaan kantong ramah lingkungan dimaksudkan untuk mengurangi pencemaran lingkungan, melindungi satwa laut dari sampah plastik, mendukung gaya hidup ramah lingkungan, serta mewujudkan Mataram bersih, hijau dan lestari.

Terkait dengan itu, setelah kegiatan pembagian 300 kembar tas ramah lingkungan secara gratis dalam kegiatan CFD, kata dia, ke depan DLH Mataram akan melaksanakan kegiatan serupa di dengan menyasar pasar tradisional.

"Insya Allah, sekitar 8.000 lembar tas ramah lingkungan sudah kami siapkan," katanya.

Baca juga: Harga plastik naik, momentum ubah kebiasaan pakai plastik sekali pakai

Denny Cahyadi sebelumnya mengatakan penggunaan tas ramah lingkungan di pasar tradisional, sebagai tindak lanjut dari Peraturan Wali (Perwal) Kota Mataram Nomor 2 Tahun 2023, tentang Larangan Penggunaan Kantong Plastik Sekali Pakai.

Perwal tersebut sudah mulai diberlakukan secara masif pada 1 September 2024 dengan sasaran pertama di pasar-pasar modern.

"Alhamdulillah, untuk penggunaan tas ramah lingkungan di pasar modern sudah berjalan baik. Sekarang, kami sasar pasar tradisional," katanya.

Targetnya, ke depan tidak ada lagi masyarakat yang ke pasar membawa kantong plastik dan tas ramah lingkungan yang akan dibagi secara gratis itu bisa digunakan berkali-kali oleh masyarakat saat berbelanja ke pasar tradisional.

Baca juga: KLH: Sampah plastik di laut berdampak pada ekonomi




Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Investigasi Awal: Kereta Tabrak Bus yang Terjebak di Perlintasan di Bangkok
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Prabowo Terima Surat dari Anak Kelas 5 SD: Terima Kasih Bapak atas MBG, Saya Senang
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Manchester City Raih Piala FA Kedelapan Setelah Kalahkan Chelsea 1-0 di Final
• 10 jam laluharianfajar
thumb
Bareskrim Gerebek Kampung Narkoba di Samarinda, 11 Tersangka Diamankan
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Trump Umumkan Kematian Orang Nomor Dua ISIS dalam Operasi Rahasia
• 20 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.