Dosen Unifa Latih UMKM Selayar Tingkatkan Nilai Ekonomi Bubuk Kunyit

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

HARIAN FAJAR, SELAYAR- Universitas Fajar (Unifa) melalui program hibah pengabdian kepada masyarakat dari Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) melaksanakan kegiatan pelatihan bagi pelaku UMKM dan petani kunyit di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari hibah pengabdian masyarakat berjudul “Optimalisasi Nilai Ekonomi Bubuk Kunyit melalui Pelatihan Komunikasi Pemasaran Digital pada UMKM di Kabupaten Selayar.”

Program ini diketuai oleh Dr. Rosnaini Daga bersama anggota tim, yakni Dr. Sri Adrianti Muin dan Dr. Andi Vita Sukmarini.

Dalam keterangannya, Ketua Tim Pengabdian Dr. Rosnaini Daga menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mendorong peningkatan nilai ekonomi produk bubuk kunyit melalui penguatan kapasitas UMKM, khususnya pada aspek komunikasi pemasaran digital dan pengelolaan usaha.

“Optimalisasi nilai ekonomi bubuk kunyit dilakukan melalui pelatihan komunikasi pemasaran digital terhadap UMKM yang ada di Selayar, sehingga produk lokal memiliki daya saing dan jangkauan pasar yang lebih luas,” katanya.

Penelitian yang dilakukan diimplementasikan lewat, pelatihan yang berlangsung di Balai Dusun Baturapa, Desa Polebunging, Kecamatan Bontomanae, Kabupaten Kepulauan Selayar.

“Kegiatan ini menghadirkan narasumber Jamaluddin dari Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kepulauan Selayar,” ungkapnya.

Dalam materinya yang berjudul “Manajemen Pengelolaan UMKM: Membangun Jiwa Wirausaha Baru,” Jamaluddin menekankan pentingnya perencanaan bisnis sejak awal usaha dirintis.

“Terebih dahulu, buat business plan dengan baik, buat target dan proyeksi bisnis sejak awal, pilih bisnis yang sesuai, dan hitung kebutuhan modal dan cara serta sumber modal,” paparnya di hadapan peserta.

Pelatihan tersebut diikuti oleh pelaku UMKM dan petani kunyit yang antusias mendapatkan pendampingan terkait pengembangan usaha berbasis potensi lokal.

“Melalui program ini, masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengelolaan usaha sekaligus memanfaatkan pemasaran digital untuk memperluas pasar produk olahan kunyit asal Selayar,” pungkasnya.(fit)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bahlil Lahadalia Tekankan SOKSI Sebagai Ujung Tombak Partai Golkar
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Presiden Pimpin Panen Raya Jagung di Tuban, Wujud Dukungan Swasembada Pangan
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
AVC Champions League 2026: Melaju ke Final, Foolad Sirjan Persembahkan Kemenangan atas JTEKT Stings untuk Masyarakat Iran
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Dihajar Dolar! Ini Daftar 10 Mata Uang Terlemah Dunia, Rupiah Termasuk
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Soleil Zephora Sudah Dibanjiri Kemewahan Sejak Baru Lahir, Dibedong Pakai Kain Prancis Seharga Rp 2 Juta
• 7 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.