tvOnenews.com - Kabar mengejutkan datang untuk pecinta sepak bola Tanah Air. Timnas Indonesia disebut berpeluang mendapatkan tambahan amunisi baru di lini depan dalam waktu dekat.
Sosok yang dimaksud adalah Mitchell Baker, striker muda bertinggi 196 sentimeter yang kini mulai mencuri perhatian publik sepak bola internasional.
Nama Baker ramai diperbincangkan setelah Staf Khusus Menteri Hukum, Noor Korompot, membocorkan adanya pemain diaspora baru yang sedang dipersiapkan untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Sebelumnya, Noor sempat menyebut ada lima pemain keturunan yang masuk dalam proyek naturalisasi terbaru skuad Garuda. Namun identitas mereka masih dirahasiakan.
Belakangan, dua nama akhirnya mulai terungkap. Selain Mitchell Baker, ada pula penyerang muda lain bernama Luke Vickery yang disebut ikut dipantau.
“Luke Vickery penyerang yang bermain untuk Macarthur FC di A-League Men selama musim 2025–26 masuk dalam kloter pertama bersama Mitchell Baker dalam proses rekrutmen pelatih Timnas John Herdman,” tulis Noor dalam unggahan akun Instagram pribadinya @noorkorompotalks.
Nama Mitchell Baker memang masih cukup asing bagi publik Indonesia.
Namun, pemain berusia 19 tahun itu disebut memiliki potensi besar sebagai striker masa depan.
Baker diketahui baru saja direkrut Colorado Rapids melalui MLS SuperDraft 2026.
Sebelum menembus level profesional, ia bermain untuk Georgetown University di kompetisi sepak bola kampus Amerika Serikat yang dikenal cukup kompetitif dalam mencetak pemain muda berbakat.
Selain memiliki postur ideal, Baker juga mempunyai naluri gol yang tajam.
Noor menyebut sang striker pernah mencetak 141 gol hanya dalam kurun sekitar dua setengah tahun saat bermain bersama Northwood/Black Rock.
Catatan tersebut membuat Baker dianggap cocok dengan kebutuhan Timnas Indonesia yang tengah mencari sosok penyerang muda bertipe target man modern.
Dengan tinggi badan hampir dua meter, Baker dinilai unggul dalam duel udara, mampu menjadi pemantul bola, sekaligus memiliki mobilitas yang cukup baik untuk ukuran striker jangkung.
Tak hanya itu, latar belakang keluarganya juga lekat dengan dunia olahraga.
Sang ibu, Maureen, merupakan mantan pegolf profesional sekaligus atlet softball Australia. Sementara ayahnya, Dan, aktif di cabang olahraga kriket.




