Balita 1,5 Tahun di Padang Dianiaya Ayah Kandung, Tubuh Penuh Luka Lepuh

rctiplus.com
1 jam lalu
Cover Berita
Balita 1,5 Tahun di Padang Dianiaya Ayah Kandung, Tubuh Penuh Luka LepuhNasional | inews | Minggu, 17 Mei 2026 - 15:33

PADANG, iNews.id - Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang memilukan terjadi di Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Seorang balita laki-laki berinisial M yang baru berusia 1,5 tahun menjadi korban penganiayaan brutal yang diduga dilakukan ayah kandung bernama Ramadhani.

Akibat penganiayaan tersebut, korban harus menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Polda Sumbar karena mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh.

Kondisi balita malang itu disebut sangat memprihatinkan. Di tubuh korban ditemukan banyak luka bekas gigitan yang diduga dilakukan pelaku. Luka tersebut bahkan terdapat hingga ke area vital korban.

Tak hanya itu, kaki korban juga mengalami luka lepuh yang diduga akibat siraman air panas. Aksi kekerasan yang dilakukan Ramadhani ternyata bukan hanya menyasar anak kandung.

Sang istri, Desminar, mengaku kerap menjadi korban penganiayaan suaminya.

Baca Juga:Viral! Mobil Rombongan Pemain Sandiwara Terseret Banjir di Indramayu

Menurut pengakuan Desminar, kekerasan biasanya terjadi ketika dia berusaha melindungi sang anak agar tidak disiksa pelaku. Namun karena takut dan berada di bawah tekanan, dia mengaku tidak mampu melawan perlakuan kasar suaminya selama ini.

Kasus penganiayaan balita di Padang tersebut akhirnya terungkap setelah warga sekitar mulai curiga dengan kondisi korban. Karena merasa prihatin, tetangga korban kemudian melaporkan dugaan kekerasan itu ke Polresta Padang.

Mendapat laporan dari warga, aparat Satreskrim Polresta Padang langsung bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan.

Saat ini korban masih menjalani perawatan di Ruang Cempaka RS Bhayangkara Polda Sumbar dengan didampingi ibunya. Seluruh biaya pengobatan korban dikabarkan ditanggung pihak kepolisian.

Meski mendapat penanganan medis, korban disebut masih mengalami trauma berat akibat kekerasan yang dialaminya.

“Rasa ketakutan mendalam masih menghantui sang balita. Setiap petugas medis mau mengoleskan obat, dia menangis histeris karena trauma,” ujar salah satu sumber di rumah sakit dikutip dari iNews Padang, Minggu (17/5/2026).

Sementara itu, Ramadhani kini telah ditangkap ditahan di Mapolresta Padang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Iran Tegaskan Tak Lagi Percaya AS
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Warga Segar Wangi Duduki Lahan PT RSM BGA Group, Tuntut 20 Persen Plasma
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Reformulasi Ritual Haji: dari Seremonial ke Substansial
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
Prabowo Ziarah ke Makam Marsinah Ditemani Kapolri dan Menteri Jumhur Hidayat
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Heboh Pulau Kecil Migingo: Terpadat di Dunia ada Bar dan Rumah Bordil
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.