Muslimat NU Serukan Perdamaian Dunia ke PBB, Khofifah Tegaskan Pesan Hentikan Perang dalam Harlah ke-80 di Surabaya

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Ketua Umum Dewan Pembina Pengurus Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), Khofifah Indar Parawansa, kembali menyerukan perdamaian dunia kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam peringatan Harlah ke-80 Muslimat NU di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya.

Dalam kegiatan tersebut, dibacakan Surat Pernyataan dan Imbauan Perdamaian Dunia dari Muslimat NU kepada PBB yang disampaikan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Khofifah mengatakan "Jadi, sebetulnya kalau Harlah Muslimat ini pesannya adalah membangun perdamaian dunia. Ini tidak hanya dibacakan di sini saja, tapi juga di semua Harlah di seluruh Indonesia. Nantinya, seruan perdamaian ini akan kita sampaikan langsung kepada Sekjen PBB", ungkapnya.

Surat seruan perdamaian tersebut sebelumnya telah dikirimkan secara daring ke PBB dan akan dikoordinasikan bersama Kementerian Luar Negeri RI sebelum diserahkan kepada Sekretaris Jenderal PBB António Guterres.

Khofifah menegaskan bahwa inti pesan Muslimat NU kepada PBB adalah penghentian konflik dan upaya membangun perdamaian dunia secara berkelanjutan.

Acara Harlah ke-80 Muslimat NU dihadiri para ulama, tokoh sufi dunia Al Sheikh Al Sayid Afeefuddin Al-Jailani, serta lebih dari 15 ribu peserta.

Syeikh Afeefuddin memberikan apresiasi terhadap peran Muslimat NU dalam menjaga nilai-nilai keislaman serta pembentukan akhlak generasi muda di tengah tantangan zaman.

Ia juga menekankan pentingnya pendidikan bagi generasi muda agar tidak terdampak negatif penggunaan gawai secara berlebihan dan tetap menjadi pribadi berakhlak.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Harlah ke-80 Muslimat NU yang menegaskan komitmen organisasi dalam isu kemanusiaan dan perdamaian global.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
14 Pemuda Tawuran di Parung Panjang Bogor Diamankan Polisi, Celurit Disita
• 8 jam laludetik.com
thumb
Ironi TWA Bukit Tambi, Kawasan Konservasi di Jambi Dipenuhi Kebun Sawit
• 22 jam laludetik.com
thumb
Jangan Abaikan Sakit Kepala Berulang dan Hipertensi
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pemprov NTB Integrasikan Geopark Rinjani dan Tambora ke Ekosistem Budaya
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
Aldi Taher Ungkap Gejala Awal Ayahnya Sakit Usus Buntu, Dikira Masuk Angin
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.