Chelsea resmi mengumumkan penunjukan Xabi Alonso sebagai manajer untuk tim utama. Alonso dikontrak empat tahun dan akan mulai menjalankan tugasnya di Stamford Bridge pada 1 Juli 2026.
Penunjukan Alonso menjadi bagian dari langkah strategis klub dalam memasuki fase baru pembangunan tim. Manajemen menilai mantan gelandang top Eropa itu memiliki kombinasi pengalaman, visi permainan, serta kapasitas kepemimpinan yang kuat untuk membawa Chelsea kembali bersaing di level tertinggi.
Dalam pernyataan resmi klub, Alonso disebut sebagai sosok yang memiliki rekam jejak kepelatihan di level elite sepak bola Eropa, termasuk saat menangani Bayer Leverkusen.
Ia juga disebut telah mendapatkan pengalaman di lingkungan kompetitif bersama Real Madrid dalam perjalanan karier kepelatihannya.
Klub menegaskan bahwa keputusan ini didasarkan pada keselarasan visi antara Alonso dan pemilik klub, terutama terkait pengembangan model permainan, budaya tim, serta ambisi meraih gelar juara secara konsisten.
Alonso, yang juga merupakan mantan pemain tim nasional Spanyol, menyampaikan antusiasmenya atas penunjukan tersebut.
“Chelsea adalah salah satu klub terbesar di dunia sepak bola dan saya sangat bangga menjadi manajer di klub ini,” ujar Alonso.
Alonso juga menegaskan bahwa dirinya dan pihak klub memiliki tujuan yang sama dalam membangun tim yang kompetitif.
“Dari diskusi dengan pemilik dan jajaran olahraga, kami memiliki ambisi yang sama. Kami ingin membangun tim yang mampu bersaing di level tertinggi dan memenangkan trofi,” katanya.
Alonso menambahkan bahwa ia melihat potensi besar dalam skuad yang ada saat ini dan siap memulai proses pembangunan tim.
“Menjadi kehormatan bagi saya untuk memimpinnya. Sekarang fokusnya adalah kerja keras, membangun budaya yang tepat, dan meraih kemenangan,” ujarnya.
Pihak Chelsea menyatakan optimisme terhadap era baru di bawah kepemimpinan Alonso, dengan harapan dapat mengembalikan klub ke jalur kesuksesan yang menjadi bagian penting dari sejarah mereka. (saf/ham)




