PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memperkirakan puncak arus balik libur panjang atau long weekend Kenaikan Yesus Kristus terjadi pada Minggu (17/5). Jumlah penumpang yang kembali menggunakan kereta api mencapai 189.734 orang.
Berdasarkan data okupansi penjualan tiket selama periode long weekend, jumlah penumpang pada Rabu (13/5) mencapai 196.370 tiket, Kamis (14/5) sebanyak 197.368 tiket, Jumat (15/5) sebanyak 160.687 tiket, Sabtu (16/5) sebanyak 179.584 tiket, dan Minggu (17/5) sebanyak 189.734 tiket. Secara total sebanyak 923.743 penumpang.
“Arus balik selalu menghadirkan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi dalam waktu yang relatif bersamaan. Perjalanan kembali menuju Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, dan kota-kota pusat aktivitas lainnya mulai mendominasi sejak akhir pekan. KAI terus berupaya menjaga layanan agar masyarakat dapat kembali dengan aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba dalam keterangan tertulis Minggu (17/5).
Selama empat hari pertama masa libur panjang, sebanyak 733.009 penumpang juga tercatat menggunakan layanan Kereta Api Jarak Jauh dan KA Lokal yang dikelola KAI di Pulau Jawa dan Sumatera.
Menurut Anne, tingginya mobilitas pada arus balik juga memberi dampak terhadap perputaran ekonomi di berbagai daerah yang dilalui perjalanan kereta api.
“Perjalanan arus balik ikut menjaga aktivitas ekonomi tetap bergerak. Kawasan sekitar stasiun, transportasi lanjutan, pusat kuliner, hingga pelaku usaha lokal masih merasakan tingginya aktivitas masyarakat hingga akhir periode libur panjang,” ujarnya.
Sementara itu, 10 stasiun tujuan dengan volume pelanggan tertinggi selama periode long weekend yakni Stasiun Yogyakarta sebanyak 56.536 penumpang, Stasiun Pasar Senen sebanyak 56.467 penumpang, Stasiun Gambir sebanyak 53.295 penumpang, Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng sebanyak 37.620 penumpang, serta Stasiun Bandung sebanyak 33.592 penumpang.
Selain itu, Stasiun Surabaya Gubeng mencatat 30.985 penumpang, Stasiun Purwokerto sebanyak 30.829 penumpang, Stasiun Solo Balapan sebanyak 29.305 penumpang, Stasiun Madiun sebanyak 28.035 penumpang, dan Stasiun Surabaya Pasarturi sebanyak 27.292 penumpang.
Anne juga menyebut meningkatnya perjalanan menuju kota-kota besar pada akhir masa long weekend menunjukkan bahwa kereta api menjadi bagian penting dalam menjaga ritme mobilitas masyarakat.
“Arus balik kali ini didominasi pelanggan yang kembali menuju pusat pekerjaan, pendidikan, dan aktivitas usaha setelah memanfaatkan waktu libur bersama keluarga maupun kerabat di berbagai daerah,” kata Anne.





