Fakta-fakta Pemerkosa Mahasiswi di Makassar Ternyata Niat Beraksi Lagi

detik.com
8 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Kasus penyekapan dan pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi di Makassar, Sulawesi Selatan, mengungkap sederet fakta baru. Pelaku bernama Feri Bin Dg Rumpa (33) ditangkap polisi setelah sempat melarikan diri ke Surabaya, Jawa Timur.

Pelaku diketahui menjalankan aksi dengan modus lowongan kerja palsu sebagai babysitter. Dari hasil penyelidikan, polisi mengungkap pelaku ternyata diduga hendak kembali menjalankan modus serupa untuk mencari korban lain di Surabaya.

Dijebak Lewat Lowongan Kerja Palsu

Kasus ini bermula saat mahasiswi berinisial MA (21) tertarik dengan lowongan pekerjaan sebagai pengasuh anak atau babysitter yang ditawarkan pelaku melalui media sosial. Korban kemudian mendatangi rumah kontrakan yang disiapkan pelaku di kawasan Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Makassar.

Polisi mengatakan korban awalnya diminta menunggu sebelum mulai bekerja secara resmi.

"Korban datang, kemudian disampaikan bahwa untuk bekerja di tempat tersebut masih harus menunggu beberapa hari," ujar Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana, Minggu (17/5/2026).

Selama menunggu, korban diminta bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah kontrakan tersebut. Namun, pada hari ketiga, pelaku mulai melancarkan aksi kejahatannya dengan mengancam korban menggunakan pisau cutter.

"Pelaku masuk ke kamar korban lalu melakukan kekerasan dan mengancam korban menggunakan pisau cutter untuk memperkosanya," kata Arya.

Baca juga: Kronologi Pemerkosa Mahasiswi Berkedok Buka Loker di Makassar Ditangkap

Korban Disekap hingga Tangan Terikat

Korban disekap di rumah kontrakan sejak Jumat (8/5/2026) hingga Minggu (10/5/2026). Polisi mengungkap korban mengalami kekerasan berulang selama berada di lokasi tersebut.

Polisi mengatakan kasus itu terungkap setelah pemilik rumah datang melakukan pengecekan ke kontrakan yang hanya disewa pelaku selama tiga hari. Warga kemudian menemukan korban dalam kondisi menangis dengan tangan terikat.

"Setelah tiba di TKP, kami benar menemukan seorang perempuan dalam kondisi tangannya terikat. Selanjutnya korban kami amankan," ujar Kanit Reskrim Polsek Tamalate Iptu Abd Latif, dilansir detikSulsel, Minggu (17/5/2026).

Dalam laporan lainnya, polisi juga mengungkap mulut korban sempat dilakban selama disekap pelaku di rumah tersebut.




(wia/idn)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
150 Nama Bayi Perempuan Arab Langka Huruf A Sampai Z dan Artinya
• 14 jam lalutheasianparent.com
thumb
Sidang Isbat Idul Adha 2026, Pemantauan Hilal Dilakukan di Bandung | BREAKING NEWS
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Tabrakan Maut di Pusat Bangkok, Delapan Orang Tewas
• 17 jam laludetik.com
thumb
Update Sidang Isbat 1 Zulhijah, Sejumlah Wilayah Tak Lihat Hilal: Ada Manado, Semarang, dan Merauke
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Panduan Ibadah Zulhijah 1447 H: Jadwal Puasa Arafah, Idul Adha 2026, dan Hari Tasyrik
• 20 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.