jatim.jpnn.com, SURABAYA - Partai Perindo langsung tancap gas setelah melantik jajaran pengurus baru DPW dan DPD Jawa Timur.
Sekretaris Jenderal DPP Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah mengatakan pelantikan tersebut harus menjadi momentum konsolidasi total untuk memperkuat kerja kepartaian dan elektoral.
BACA JUGA: Skandal Korupsi PO Fiktif Ikan Rp3 Miliar di PT Perindo, 2 Orang Ditetapkan Tersangka
“Tidak hanya penguatan DPW, tetapi juga penguatan DPD yang ada. Ini menjadi kerja kolektif kolegial yang harus dilakukan,” kata Ferry seusai menghadiri Pelantikan dan Konsolidasi DPW serta DPD Partai Perindo Jawa Timur.
Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI itu meminta seluruh struktur partai bergerak aktif hingga tingkat kecamatan dan desa.
BACA JUGA: Perindo Kritik Pernyataan Amien Rais, Ingatkan Etika Politik
Menurut dia, penguatan internal partai harus diiringi kerja nyata yang dirasakan masyarakat.
Ferry mengatakan salah satu fokus utama Partai Perindo ialah penguatan sektor ekonomi rakyat melalui pemberdayaan UMKM.
BACA JUGA: Perindo Beri Pembekalan dan Penguatan Caleg Hingga Saksi di Pemilu 2024
“Kerja itu dirangkai dalam aktivitas penguatan UMKM dan usaha mikro. Itu menjadi manifesto Partai Perindo,” ujarnya.
Dia juga mengakui raihan suara Perindo pada Pemilu 2024 masih belum signifikan sehingga perlu evaluasi dan penguatan strategi politik.
Karena itu, seluruh kader diminta mulai melakukan kerja-kerja elektoral secara masif sejak dini.
“Turun ke lapangan, melakukan pendampingan, penguatan, dan merekrut tokoh-tokoh potensial,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPW Partai Perindo Jawa Timur Ahmad Jazuli menargetkan partainya mampu membentuk satu fraksi di DPRD Jatim pada pemilu mendatang.
“Untuk provinsi kami targetkan satu fraksi. Sedangkan di kabupaten/kota targetnya dua sampai tiga kursi,” ujar Jazuli.
Menurut dia, target tersebut realistis karena Perindo selama ini fokus pada pendampingan UMKM, petani, nelayan, dan pedagang.
Jazuli juga menegaskan Perindo ingin menjadi alternatif politik bagi generasi muda.
“Kami mencoba membuat format baru bahwa Perindo menjadi solusi bagi generasi muda,” katanya.
Dia menilai generasi milenial dan Gen Z saat ini membutuhkan peluang kerja, ruang kreativitas, hingga akses pendidikan yang lebih luas.
Sebagai langkah konkret, Perindo bekerja sama dengan MNC University untuk membuka program beasiswa bagi masyarakat umum.
“Beasiswa ini bukan hanya untuk kader, tetapi juga masyarakat umum,” ujarnya. (mcr12/jpnn)
Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra




