JAKARTA - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, mengapresiasi meningkatnya budaya tertib berlalu lintas masyarakat Indonesia selama momentum long weekend libur Kenaikan Isa Almasih 2026.
Menurutnya, kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas, ditambah kehadiran humanis jajaran Polisi Lalu Lintas melalui program Polantas Menyapa, menjadi faktor penting terciptanya situasi arus kendaraan yang aman, tertib, dan kondusif di berbagai wilayah Indonesia.
“Kami melihat adanya tren positif dalam budaya berlalu lintas, di mana masyarakat, khususnya pengendara, semakin bijak, sabar, dan sadar bahwa keselamatan dalam perjalanan adalah hal utama. Karena itu, mereka mengikuti seluruh arahan petugas, terutama saat diberlakukan rekayasa lalu lintas seperti contraflow maupun pengalihan arus,” kata Irjen Pol Agus, Minggu (17/5/2026).
Baca Juga:Usut Kasus Dugaan Hoaks Feri Amsari, Kombes Budi: Ada 2 Laporan PolisiIa mengatakan, parameter keberhasilan tersebut dapat dilihat dari kelancaran arus lalu lintas. Tidak ditemukan kemacetan berarti, baik di jalan nasional, jalan tol, maupun akses menuju dan dari pelabuhan, bandara, serta kawasan wisata. Selain itu, tidak tercatat kecelakaan lalu lintas yang menonjol.
Berdasarkan pantauan di sejumlah titik krusial, arus kendaraan terpantau lancar dan terkendali meski terjadi peningkatan volume kendaraan pada arus balik long weekend dan cuti bersama Kenaikan Isa Almasih.
Irjen Agus menilai momentum libur panjang keagamaan tahun ini tidak hanya menjadi ajang masyarakat untuk berlibur dan berkumpul bersama keluarga, tetapi juga menunjukkan tumbuhnya kesadaran kolektif akan pentingnya keselamatan di jalan raya.
“Budaya tertib berlalu lintas mulai menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Kami melihat langsung bagaimana masyarakat semakin disiplin, saling menghargai di jalan, serta mematuhi arahan petugas selama masa long weekend dan cuti bersama Kenaikan Isa Almasih 2026,” tegasnya.
Baca Juga:Viral Guru Besar Diduga Lecehkan Mahasiswi Asing Minta Foto Berbikini, Unpad: Sudah Dinonaktifkan!Program Polantas Menyapa yang digencarkan jajaran Korlantas Polri dinilai berhasil menciptakan kedekatan emosional antara petugas dan masyarakat. Melalui pendekatan persuasif, edukatif, dan humanis, personel Polisi Lalu Lintas hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sahabat masyarakat di jalan raya.
Dalam pengamanan libur panjang, jajaran Korlantas Polri di seluruh Indonesia aktif melakukan pengaturan arus kendaraan, patroli keselamatan, hingga edukasi langsung kepada pengguna jalan di titik wisata, rumah ibadah, terminal, pelabuhan, jalan umum, dan ruas tol.
Hasilnya, kondisi lalu lintas selama libur Kenaikan Isa Almasih 2026 terpantau relatif lancar dan angka kecelakaan lalu lintas cenderung terkendali dibandingkan periode libur panjang sebelumnya.
Irjen Agus menegaskan keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas bukan hanya tugas Polri semata, melainkan hasil kolaborasi seluruh elemen bangsa yang memiliki kepedulian terhadap keselamatan bersama.
“Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Ketika masyarakat memiliki budaya disiplin dan aparat hadir dengan hati, maka suasana aman dan nyaman akan tercipta. Ini menjadi semangat kebersamaan yang harus terus dijaga,” tuturnya.
Baca Juga:Perkuat Akar Rumput, BMI Demokrat Gelar Muscab dan Pelantikan Serentak se-Tegal RayaIa juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel Polisi Lalu Lintas di 34 Polda se-Indonesia yang tetap siaga melayani masyarakat selama masa libur panjang, termasuk para relawan, petugas jalan tol, hingga komunitas transportasi yang ikut mendukung kelancaran arus mudik dan wisata.
Momentum Kenaikan Isa Almasih 2026, lanjut Agus, menjadi gambaran bahwa semangat toleransi, kedamaian, dan kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui budaya tertib berlalu lintas yang mencerminkan karakter bangsa Indonesia yang santun dan beradab.
Dengan pendekatan humanis melalui program Polantas Menyapa, Korlantas Polri berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berkendara semakin meningkat sehingga angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat terus ditekan demi mewujudkan Indonesia yang aman dan berkeselamatan.
“Hari Kenaikan Isa Almasih mengajarkan nilai kemanusiaan, kedamaian, dan kepedulian terhadap sesama. Mari membawa semangat itu saat berkendara. Bersabar dalam kemacetan, memberi jalan kepada sesama pengguna jalan, dan menjaga keselamatan orang lain adalah bagian dari menghormati nilai kehidupan itu sendiri,” pungkasnya.
#nasional




