Kenalan dengan Rudal Murah Milik Inggris untuk Tangkal Drone Shahed Iran

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Inggris disebut telah mempercepat pengerahan sistem rudal anti-drone berbiaya rendah baru untuk operasi Angkatan Udara Kerajaan di Timur Tengah.

Dilansir dari Times Kuwait, hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk memperkuat keamanan Teluk terhadap meningkatnya ancaman drone, terutama milik Iran.

Laporan menyebut jika sistem Senjata Pembunuh Presisi Tingkat Lanjut (APKWS) telah beralih dari tahap pengujian ke layanan aktif dalam waktu kurang dari dua bulan.

Dan sekarang sedang diintegrasikan ke dalam jet tempur RAF Typhoon yang ditempatkan di wilayah Teluk.

Dengan biaya sekitar $20.000 per rudal, sistem berpemandu laser ini dirancang untuk mencegat drone musuh, termasuk UAV seri Shahed milik Iran

Menariknya, rudal ini memiliki biaya produksi yang jauh lebih rendah daripada rudal pertahanan udara tradisional, menurut kantor berita.

Baca Juga

  • Iran Segera Umumkan Skema Baru Biaya Transit Selat Hormuz
  • Harga Emas Ambles ke Level Terendah 2026, Tertekan Konflik Iran dan Dolar AS
  • Bakar Rp508 Triliun untuk Perang Iran, Menhan AS Tutup Mulut saat Didesak Kongres

Para pejabat Inggris menggambarkan pengerahan tersebut sebagai perubahan besar dalam strategi kontra-drone, khususnya karena sistem pesawat tanpa awak yang murah semakin umum digunakan dalam konflik regional.

Menteri Pertahanan Inggris Luke Pollard mengatakan peluncuran cepat ini akan meningkatkan kemampuan Inggris untuk membela sekutu dan melindungi pasukannya sendiri dari serangan pesawat tak berawak di seluruh Timur Tengah.

Langkah ini diambil seiring dengan perluasan kehadiran pertahanan regional Inggris, dengan sistem seperti Sky Sabre di Arab Saudi, Rudal Multiperan Ringan di Bahrain, dan platform Rapid Sentry dan ORCUS di Kuwait yang telah mendukung jaringan pertahanan udara Teluk.

Secara terpisah, Inggris juga mengumumkan kemajuan dalam Proyek NYX, yang bertujuan untuk mengembangkan drone "pengawal setia" otonom yang mampu beroperasi bersama helikopter Apache dalam misi mulai dari pengintaian hingga peperangan elektronik.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Netflix Umumkan Tur Dunia Grup Virtual Huntr/x dari Animasi K-Pop Demon Hunters
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Jakarta Bhayangkara Presisi Ukir Sejarah, Jadi Klub Voli Pertama di Indonesia Berlaga di Kejuaraan Dunia
• 19 jam laluharianfajar
thumb
Viral Video Menkeu Purbaya Bagi Modal Usaha, Kemenkeu: Hoaks!
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kemnaker Buka 70 Ribu Kuota Pelatihan untuk Lulusan SMA/SMK, Dapat Uang Saku Harian
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Libur Kenaikan Yesus Kristus, 350 Ribu Kendaraan Padati Tiga Ruas Tol Regional Nusantara
• 13 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.