Padahal Tidak Sakit Fisik tapi Dada Sering Sesak dan Penuh? dr Zaidul Akbar Ungkap Penyebab Utamanya

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com – Coba raba dada Anda hari ini. Apakah ada rasa sesak, penuh, atau tidak nyaman di sana yang sulit dijelaskan secara medis?

Banyak manusia modern saat ini merasakan lelah yang luar biasa, namun anehnya, kelelahan itu bukan disebabkan oleh aktivitas fisik atau pekerjaan yang berat.

Pakar kesehatan sunnah dr. Zaidul Akbar mengungkapkan bahwa rasa sesak dan sakit di dada tersebut sering kali berakar dari isi kepala yang terus-menerus memproduksi kecemasan, ketakutan akan hari esok, dan kekhawatiran yang berlebihan.

"Kita saat ini hidup di era di mana raga kita dimanjakan oleh teknologi, tapi masalahnya adalah jiwa kita kelaparan dan kehausan di tengah padang pasir kekhawatiran," ujar dr. Zaidul Akbar melalui kanal YouTube resminya.

Ilustrasi liburan bersama keluarga
Sumber :
  • Pexels

Mengapa Hiburan dan Liburan Tak Mampu Menyembuhkan?

Menurut dr. Zaidul Akbar, banyak orang mencoba mengobati rasa sesak dan penat di dada mereka dengan mencari pelarian melalui hiburan atau pergi berlibur. Namun, cara tersebut sering kali gagal memberikan ketenangan jangka panjang.

Begitu mereka kembali ke rumah dan suasana menjadi sepi, rasa cemas yang mencekik itu akan datang lagi.

"Kenapa? Karena yang sakit bukan fisiknya, tapi kalbunya yang sakit dan bermasalah," jelas dr. Zaidul Akbar.

Al-Qur'an Sebagai Syifa (Resep Penyembuh) Langsung dari Langit
Di sinilah letak keajaiban Al-Qur'an yang diturunkan oleh Allah SWT. Dalam Al-Qur'an Surat Yunus ayat 57, Allah SWT memberikan pernyataan yang sangat agung:

“...wa syifaa-ul limaa fish-shudoor...”

artinya: "...dan Al-Qur'an itu penyembuh bagi penyakit-penyakit yang ada di dalam dada."

ilustrasi AlQuran
Sumber :
  • tahfizcilik

dr. Zaidul Akbar menegaskan bahwa Allah Sang Pencipta sangat mengetahui bahwa ruang dada manusia itu sempit dan mudah sekali terserang penyakit cemas. Oleh karena itu, Al-Qur'an diturunkan bukan sekadar sebagai teks atau narasi, melainkan sebagai intervensi pengobatan langsung dari langit.

"Ia adalah resep penyembuhan yang langsung diberikan oleh Sang Pencipta kepada hamba-hamba-Nya," tuturnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dihadiri Ribuan Umat, Peresmian Kelenteng Tian Fu Gong PIK Berlangsung Khidmat
• 6 jam lalujpnn.com
thumb
Ada Event Lari, Rute Transjakarta Ini Baru Beroperasi Pukul 10.00
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Kronologi Wisawatan di Pantai Madasari Pangandaran Meninggal Usai Tergulung Ombak, Berawal dari Ambil Foto di Area Terlarang
• 16 jam lalugrid.id
thumb
Direktur Akademi Persija Minta Tim Senior Contoh Kesuksesan EPA U-20 
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Palang Rel Mati saat Tragedi Kereta Tabrak Bus di Bangkok
• 9 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.