JAKARTA, KOMPAS.TV - Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menyampaikan pandangannya mengenai rencana Presiden ketujuh Joko Widodo (Jokowi) akan keliling Indonesia usai pulih.
Jika dilihat dari perspektif politik, kata dia, publik membaca rencana Jokowi keliling Indonesia itu sebagai langkah yang bisa digunakan untuk mencapai lebih dari satu tujuan dalam sekali waktu.
"Ini semacam sekali mendayung dua pulau terlampaui. Satu sisi ini adalah model kesukaan Pak Jokowi, blusukan dan penetrasi ke bawah, tapi pada saat yang bersamaan mungkin ada faedah elektoral yang nantinya diharapkan oleh Pak Jokowi," katanya di Jakarta, Minggu (17/5/2026), dipantau dari video YouTube KompasTV.
Ia mengatakan, jika orang merasa dekat dan nyaman dengan Jokowi, akan ada efek politik yang memutar.
Efeknya, kata dia, siapa pun yang nantinya didukung oleh Jokowi juga akan mendapat dukungan dari orang-orang yang merasa dekat dengan Jokowi.
Baca Juga: Jokowi Berencana Keliling Indonesia usai Sembuh, Apa Agenda Besarnya? Ini Kata Sekjen Projo
Jika dilihat dari perspektif politik, menurutnya rencana Jokowi keliling Indonesia juga untuk memperkuat pengaruh.
"Ada tafsir-tafsir yang terus berhembus kencang, misalnya soal bagaimana Pak Jokowi terus ingin melakukan penetrasi politik ke akar rumput supaya pengaruh politiknya itu akan semakin signifikan," katanya.
Ia mengatakan hal itu dilakukan Jokowi untuk menghadapi pertarungan-pertarungan politik di masa-masa yang akan datang, khususnya pemilihan umum (pemilu) terdekat pada 2029 nanti.
Ia pun menyinggung kedekatan Jokowi dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- adi prayitno
- jokowi
- jokowi akan keliling indonesia
- politik





