jpnn.com, PEKANBARU - Lembaga Survei Opini Rakyat merilis hasil survei terbaru terkait penilaian masyarakat terhadap citra anggota DPRD Provinsi Riau daerah pemilihan (Dapil) Kota Pekanbaru yang terpilih pada Pemilu 2024.
Survei dilaksanakan pada 24 April hingga 16 Mei 2026 dengan melibatkan 290 responden pemilih yang tersebar di 15 kecamatan di Kota Pekanbaru. Komposisi responden dibuat seimbang antara laki-laki dan perempuan untuk menjaga representasi penilaian publik.
BACA JUGA: Pakar Lingkungan Desak Polda Riau Tindak Tegas Perusak Lingkungan di Sempadan Sungai
Ketua Lembaga Survei Opini Rakyat sekaligus dosen Universitas Riau, Adlin, mengatakan survei ini bertujuan membaca dinamika persepsi masyarakat terhadap kinerja wakil rakyat setelah lebih dari satu tahun menjalankan mandat politik.
“Survei ini menggambarkan bagaimana masyarakat menilai kinerja dan citra anggota DPRD Provinsi Riau setelah lebih dari satu tahun menjalankan amanah,” ungkap Adlin, dalam keterangan resmi, Minggu (17/5).
BACA JUGA: Pengendara Bawah Umur Tewas Terlindas Dump Truck di Pekanbaru
Hasil survei menunjukkan adanya lonjakan signifikan citra publik anggota DPRD Provinsi Riau, Sumardany, yang mencatat peningkatan persepsi masyarakat paling kuat dibandingkan survei periode sebelumnya.
Dalam temuan survei, Sumardany memperoleh tingkat citra publik sebesar 11,38 persen, meningkat tajam dibandingkan survei April 2025 yang hanya berada di angka 4 persen.
BACA JUGA: Perusakan Sungai Bisa Picu Bencana Besar di Riau, Ini Kata Ahli
Kenaikan hampir tiga kali lipat tersebut dinilai sebagai indikator kuat meningkatnya kepercayaan publik sekaligus pengakuan masyarakat terhadap kinerja politiknya di daerah pemilihan.
Adlin menilai tren peningkatan tersebut menjadi salah satu temuan paling menonjol dalam survei tahun 2026.
“Jika dibandingkan tahun lalu, Sumardany menunjukkan peningkatan yang cukup tajam. Ini menjadi salah satu dinamika menarik dalam peta persepsi publik DPRD Riau di Pekanbaru,” jelasnya.
Peningkatan citra ini dinilai mencerminkan semakin kuatnya tingkat pengenalan masyarakat terhadap figur Sumardany, sekaligus respons positif terhadap aktivitas representasi, komunikasi politik, serta penyerapan aspirasi yang dilakukan selama masa awal jabatannya.
Dengan capaian 11,38 persen, Sumardany kini masuk dalam kelompok anggota DPRD dengan citra publik kuat di Kota Pekanbaru dan mulai sejajar dengan sejumlah figur legislatif yang lebih senior.
Secara keseluruhan, hasil survei menempatkan Ayat Cahyadi pada posisi teratas dengan tingkat citra publik sebesar 20 persen. Posisi berikutnya ditempati Parisman Ikhwan dengan 14,48 persen, disusul Ahmad Tarmizi sebesar 14,14 persen.
Sementara itu, Robin P Hutagalung dan Sumardany sama-sama memperoleh angka 11,38 persen. Di bawahnya terdapat Munawar dengan 10 persen, Ginda Burnama 7,24 persen, Kasir 6,9 persen, serta M Vadel Variza di posisi terbawah dengan 4,14 persen.
Adlin menegaskan, hasil survei tidak hanya menggambarkan tingkat popularitas semata, melainkan menjadi refleksi hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat pemilihnya.
“Hasil ini menunjukkan bagaimana masyarakat menilai kinerja dan citra para anggota DPRD serta dapat menjadi acuan bagi masing-masing wakil rakyat dalam meningkatkan pelayanan politik kepada masyarakat,” ujarnya.
Lonjakan citra Sumardany dalam survei ini sekaligus memperlihatkan adanya penguatan posisi politik di mata publik Pekanbaru. Setelah lebih dari satu tahun menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penyerapan aspirasi, tingkat penerimaan masyarakat terhadap dirinya menunjukkan tren yang semakin positif. (jpnn)
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi




