REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH -- Penerbitan visa umrah dan kedatangan jamaah ke Arab Saudi akan dimulai pada 31 Mei 2026. Hal ini sesuai kalender musim umrah 1448 H yang diumumkan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, Ahad (17/5/2026).
Kalender tersebut memuat tanggal-tanggal penting serta layanan elektronik terkait penerbitan visa, prosedur kontrak, dan penerimaan jemaah umrah. Ini sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan efisiensi operasional.
Baca Juga
Dedi Mulyadi Ungkap Alasan Gelar Milangkala Tatar Sunda, Serap Energi Masa Lalu
Lewat Kostum Berbahan Singkong, Roller Coster Ungkap Keresahan Ekologis di Bali
Pembalap Tim Pertamina VR46 Fabio Di Giannantonio Finis Pertama di GP Catalunya
Menurut kalender tersebut, jamaah akan dapat memasuki Makkah dan juga memperoleh izin umrah melalui aplikasi Nusuk mulai 1 Juni 2026. Batas akhir penerbitan visa umrah ditetapkan pada 9 Maret 2027, sementara tanggal terakhir bagi jemaah untuk memasuki Kerajaan adalah 23 Maret 2027.
Kementerian menegaskan bahwa 7 April 2027 akan menjadi tanggal keberangkatan terakhir bagi jemaah umrah. Kementerian juga menyerukan kepada perusahaan penyedia layanan umrah dan agen luar negeri agar mematuhi jadwal yang telah disetujui. Selain itu, menaati seluruh regulasi dan instruksi yang dikeluarkan kementerian guna memastikan pelayanan berkualitas tinggi bagi jemaah sepanjang musim umrah.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Sementara, puncak haji di Arab Saudi dimulai pada Hari Arafah 9 Dzulhijjah (26 Mei 2026). Dilanjutkan dengan Idul Adha pada 27 Mei 2026. Rangkaian puncak haji diperkirakan berakhir pada 30 Mei 2026.
Sumber:
Saudi Gazette
Infografis Denda untuk Jamaah Haji Ilegal. Infografis haji 2026. - (Dok Republika)