Bagi dr. Iqbal, menjadi dokter spesialis bedah berarti mengabdikan ilmu dan hidupnya untuk kemanusiaan, tanpa mengenal batas ruang dan waktu. Jejak pengabdiannya pun terlihat di berbagai lokasi bencana, baik di dalam maupun luar negeri.
Tak heran, saat tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026, tanpa ragu ia segera bergegas menuju lokasi. Berkat penanganannya, lima korban selamat yang tersisa berhasil diselamatkan dan kini kondisinya terus membaik.





