Siap Delisting, Organon Pharma (SCPI) Gelar RUPS Akhir Juni

idxchannel.com
8 jam lalu
Cover Berita

Organon Pharma tengah bersiap delisting dari Bursa Efek Indonesia (BEI) dan menjadi perusahaan tertutup.

Siap Delisting, Organon Pharma (SCPI) Gelar RUPS Akhir Juni (Foto: dok Freepik)

IDXChannel - PT Organon Pharma Indonesia Tbk (SCPI) tengah bersiap delisting dari Bursa Efek Indonesia (BEI) dan menjadi perusahaan tertutup.

Rencana go private ini akan dimintakan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 23 Juni 2026.

Baca Juga:
Go Private Usai 13 Tahun Suspensi, SCPI Pasang Harga Rp100 Ribu per Saham

Manajemen SCPI menjelaskan, keputusan go private dan delisting diambil karena saham SCPI dinilai sudah tidak aktif diperdagangkan di pasar.

Saham SCPI telah disuspensi Bursa selama 13 tahun sejak 2013 lalu dan terakhir diperdagangkan di harga Rp29.000 per saham.

Adapun Organon LLC selaku pemegang saham utama dan pengendali perseroan akan melakukan penawaran tender untuk membeli saham milik publik dengan harga Rp100.000 per saham.

Saat ini, Organon LLC tercatat menguasai langsung 98,79 persen saham SCPI. Sementara porsi saham publik hanya sebesar 1,21 persen dari total saham beredar atau setara 43.664 saham.

Selain itu, kebutuhan pendanaan dari pasar modal sudah tidak lagi menjadi prioritas karena kegiatan operasional perusahaan masih dapat dibiayai secara mandiri.

"Melalui pelaksanaan go private dan delisting, pemegang saham publik akan memperoleh kesempatan untuk menjual saham yang dimilikinya dengan harga premium dibandingkan harga historis saham perseroan," tulis manajemen dalam keterbukaan informasi, Jumat (15/5/2026).

Manajemen menambahkan, rencana delisting sejalan dengan kebijakan global Grup Merck yang terus melakukan restrukturisasi pascamerger dengan Schering-Plough pada 2009.

Di mana pada 2021 juga telah dilakukan transaksi spin off di tingkat pemegang saham perseroan.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Komandan Pleton Israel Tewas Kena Serangan Hizbullah di Lebanon
• 10 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pengakuan Pemerkosa Mahasiswi di Makassar Usai Diciduk di Surabaya
• 22 jam laludetik.com
thumb
Penjelasan BMKG soal Peringatan Dini Badai Monsun dari Thailand hingga Malaysia
• 6 jam laluokezone.com
thumb
Ahli Logika Terbesar Setelah Aristoteles—Mengapa Ia Percaya Ada Kehidupan Setelah Kematian
• 6 jam laluerabaru.net
thumb
Thailand Open 2026 Jadi Bukti Dukungan BNI untuk PBSI Terus Lahirkan Juara Dunia
• 21 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.