Blok M Masih Jadi Magnet Warga Jakarta, dari Kuliner Viral hingga Barang Jadul

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kawasan Blok M, Jakarta Selatan, masih menjadi destinasi favorit warga untuk menghabiskan akhir pekan.

Mulai dari anak muda hingga generasi tua tampak memadati kios kuliner, pusat belanja, hingga ruang terbuka hijau di kawasan tersebut.

Bagi banyak pengunjung, Blok M menawarkan beragam aktivitas dalam satu kawasan.

Baca juga: Tak Lagi Milik Anak Muda, Blok M Kini Jadi Magnet Liburan Keluarga

Ditambah lagi, lokasi ini mudah dijangkau dengan berbagai moda transportasi umum.

Suasana Ramai Jadi Daya Tarik

Menurut salah satu pengunjung, Raka (26), keramaian justru menjadi daya tarik utama Blok M karena suasananya terasa hidup.

“Justru kadang serunya di situ (ramai), suasananya hidup banget,” kata Raka saat ditemui Kompas.com di Blok M, Sabtu (16/5/2026).

Ia menilai selalu ada hal baru yang bisa dicoba di kawasan tersebut, mulai dari berburu kuliner, berbelanja, hingga sekadar berjalan-jalan bersama teman.

Baca juga: Usai Kulineran di Blok M, Banyak Pengunjung Justru Turun ke Bawah, Ada Apa di Basement?

“Menurut saya enaknya Blok M tuh karena kawasan ini nyambung semua. Mau cari kopi, makanan, thrifting, sampai cuma duduk ngobrol juga bisa,” ujar dia.

Raka juga mengatakan, berbagai informasi yang ramai di media sosial membuat banyak orang semakin penasaran untuk datang ke Blok M.

Mudah Dijangkau Transportasi Umum

Kemudahan akses transportasi umum menjadi nilai tambah lain bagi kawasan ini.

Blok M terhubung dengan berbagai moda transportasi, mulai dari Mikrotrans, Transjakarta, hingga MRT Jakarta.

“Mau naik MRT gampang, Transjakarta juga ada. Terus pilihan tempat nongkrongnya tidak habis-habis,” kata Raka.

Tak sedikit pula rute transportasi baru yang menjadikan Blok M sebagai titik awal maupun akhir perjalanan.

Baca juga: Saat Blok M Jadi Primadona Warga Nongkrong di Long Weekend…

Bagi pengunjung generasi lama, Mashudi (64), Blok M sejak dahulu memang dikenal sebagai terminal dan pusat transit warga Jakarta.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Dulu memang sudah terkenal jadi titik transit orang-orang. Saya sering lewat sini naik bus kota. Jadi Blok M bukan tempat nongkrong seperti sekarang, tapi untuk aktivitas sehari-hari,” kata Mashudi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jannik Sinner Juara Italian Open 2026 dan Tuntaskan Career Golden Masters
• 2 jam lalupantau.com
thumb
Pemerintah Tetapkan 1 Dzulhijjah 1447 H Jatuh pada 18 Mei 2026, Idul Adha 27 Mei
• 4 jam lalueranasional.com
thumb
Prabowo Sorot Ketidakpastian Geopolitik: Pertahanan Jaminan Kita Berdaulat
• 54 menit laludetik.com
thumb
Prediksi Skor Arsenal vs Burnley: Head to Head, Susunan Pemain
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Idul Adha 2026 Serentak, HNW Apresiasi Kesepakatan Ormas Islam
• 12 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.