FAJAR, LONDON—Arsenal akan menutup petualangan di Emirates musim ini dengan menjamu Burnley. Perlu pesta gol untuk mengantisipasi drama di akhir musim.
Laga ini ibarat David versus Goliath dalam kisah legendaris. Arsenal adalah sang raksasa. Sementara Burnley adalah si kecil David.
The Gunners saat ini memimpin klasemen dengan 79 poin. Sebaliknya, Burnley di peringkat 19 dengan hanya mengoleksi 21 poin dan sudah dipastikan terdegradasi.
Penggemar bola segila apa pun tidak akan memprediksi kemungkinan kejutan di Emirates Stadium pada pekan ke-37 dini hari nanti. Jadi, wajar jika pembicaraan jelang duel ini adalah seputar jumlah gol.
Kemenangan besar menjadi krusial bagi Arsenal karena selisih gol atau bahkan produktivitas gol bisa saja menjadi penentu siapa yang akan menjadi kampiun Premier League musim ini.
Tapi Pelatih Arsenal, Mikel Arteta mengingatkan anak asuhnya bahwa hal pertama yang perlu mereka pikirkan adalah memenangkan pertandingan. Ia khawatir bahwa nafsu mencetak banyak gol malah membuat mereka lengah.
“Kita harus memenangkan pertandingan terlebih dahulu – kemudian kita bisa membuat perbedaan dengan lebih banyak gol, karena jelas itu akan lebih baik,” tegas Mikel Arteta di BBC.
Laga dini hari nanti bisa menjadi penentu titel juara jika 24 jam kemudian Bournemouth yang tengah naik daun mampu mengalahkan Manchester City.
Namun, sekali lagi Arteta mengingatkan timnya untuk tidak memikirkan hasil Manchester City yang kini tertinggal dua angka di belakang mereka dengan dua laga tersisa.
“Kami hanya fokus pada hal-hal yang ada di tangan kami. Kami fokus untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk mengalahkan Burnley,” tandasnya.
Di kubu Burnley, pelatih sementara, Michael Jackson mengakui tidak akan ada yang mengharapkan mereka membuat kejutan di Emirates.
“Saya pikir semua orang sudah menebak hasilnya. Tapi bagi kami, kami harus pergi ke sana dengan keyakinan dan berusaha keras,” katanya dikutip dari Read Arsenal.
Ia menegaskan bahwa Burnley tidak akan mengalah begitu saja dan penggemar Arsenal seharusnya khawatir. “Saya harap mereka tidak berpikir kami akan mengendur,” tegasnya.
Menurutnya, mereka sudah menunjukkan dalam penampilan melawan Aston Villa bahwa Burnley bisa memberi perlawanan sengit dan mencuri poin.
“Kami harus menanamkan keyakinan pada para pemain bahwa mereka akan bersaing dalam (pertandingan melawan Arsenal). Cukup sederhanakan semuanya. Bermainlah. Bersainglah,” tandasnya.
Arsenal hanya mengalami satu kekalahan dalam 19 pertandingan terakhir mereka di liga utama melawan Burnley. Tim tamu bahkan belum pernah mencetak lebih dari satu gol dalam pertandingan Liga Premier melawan favorit juara tersebut.
Untuk laga ini, Arsenal kehilangan Ben White yang cedera lutut di laga kontra West Ham United. Riccardo Calafiori juga diragukan saat Jurrien Timber dan Mikel Merino sama-sama sudah dipastikan absen.
Burnley juga tidak lolos dari cedera di pekan ke-36 dengan Hannibal Mejbri hanya bermain 69 menit. Namun, Jackson mengklaim ia sudah pulih dan mungkin akan bermain.
Bek kanan berpengalaman Connor Roberts juga punya peluang bermain setelah absen lebih dari setahun karena cedera tendon Achilles. Sedangkan Jordan Beyer dan Josh Cullen sudah dipastikan akan absen. (amr)
Prakiraan pemain
Arsenal (4-2-3-1): Raya; Mosquera, Saliba, Gabriel, Hincapie; Rice, Lewis-Skelly; Saka, Odegaard, Trossard; Gyokeres
Burnley (4-2-3-1):Dubravka; Walker, Tuanzebe, Esteve, Pires; Ugochukwu, Florentino; Tchaouna, Hannibal, Anthony; Flemming





