Pelayanan poliklinik di Gedung Pusat Pelayanan Jantung (PPJT) RSUD Dr. Soetomo Surabaya kembali dibuka setelah sebelumnya ditutup akibat kebakaran yang berasal dari ruang farmasi lantai 5 Gedung PPJT pada Jumat (15/5) lalu.
Kepala Instalasi Hukum, Humas, dan Pemasaran RSUD Dr. Soetomo, Martha Kurnia K, mengatakan pelayanan poliklinik ini dibuka mulai hari ini, Senin (18/5).
"Pelayanan Poliklinik (Rawat Jalan) di Gedung PPJT tetap diselenggarakan pada Senin, 18 Mei 2026, khusus pelayanan di lantai dasar hingga lantai 3. Pelayanan dibuka sesuai jam operasional pukul 07.00–15.00 WIB," kata Martha dalam keterangannya, Senin (18/5).
Layanan Chest Pain Unit (CPU) dan Gawat Darurat Jantung telah kembali dibuka sejak Sabtu (16/5) untuk pelayanan pasien maupun rujukan.
"Untuk sementara waktu, operasional pelayanan jantung gawat darurat dipusatkan di IGD RSUD Dr. Soetomo," ucapnya.
Lalu, pelayanan Cathlab PJT Jantung tetap dibuka untuk kondisi darurat atau emergency mulai Senin (18/5).
"Sementara operasional pelayanan dialihkan ke Cathlab GBPT (EVANI)," katanya.
Selanjutnya, tindakan operasi bedah jantung pembuluh darah untuk sementara dialihkan ke Gedung Bedah Pusat.
Selain itu, pelayanan pasien rawat inap jantung dialihkan ke ruang Low Care Buffer sejak Jumat (15/5).
"Sedangkan pelayanan perawatan kritis penyakit jantung dialihkan ke ruang ICU GBPT dan ICU Isolasi (eks ICCU)," ujar dia.
Martha menyampaikan pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kesehatan secara optimal dengan mengutamakan keselamatan pasien, keluarga pasien, dan seluruh tenaga kesehatan.
"Kami juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam proses penanganan kejadian ini, baik dari pihak pemadam kebakaran, aparat keamanan, tenaga kesehatan, relawan, mitra kerja, media massa, maupun masyarakat luas atas dukungan dan kerja sama yang diberikan," ucap dia.
Kebakaran melanda RSUD Dr. Soetomo Surabaya, Jumat (15/5). Api berasal dari ruang farmasi lantai 5 Gedung Pusat Pelayanan Jantung (PPJT).
"Penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik pada kabel lemari es di ruang farmasi di lantai 5. Luasan yang terbakar kurang lebih berukuran 4 meter x 3 meter," kata Kabid Pemadam Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Rokhim, lewat keterangannya, Jumat (15/5).
Satu Pasien Meninggal
Dalam insiden itu, petugas mengevakuasi pasien di lantai 1, lantai 4, lantai 5, dan lantai 6. Total ada 36 pasien yang dievakuasi petugas damkar dan tim medis.
"Satu pasien dari lantai 6 dinyatakan meninggal dunia oleh Tim Medis IGD RSUD Dr. Soetomo atas nama Sutaji (46) asal Kabupaten Blora," kata Rokhim.
Kata RSUD soal Pasien Meninggal
Koordinator Evakuasi Pasien RSUD Dr. Soetomo, dr. Rizal, mengatakan Sutaji meninggal karena kondisinya memburuk. Ia merupakan pasien di lantai 6. Saat terjadi kebakaran, kondisi lantai 3 hingga lantai 6 penuh dengan asap pekat.
"Kami naik kondisi pekat lantai 3-6. Di lantai 6, kami temukan 2 pasien tersebut. Satu pasien kondisinya lebih buruk. Satunya lagi kondisinya lebih baik. Kami evakuasi bertahap keduanya. Pasien yang kondisinya baik kami turunkan ke resusitasi, sekarang sudah kembali ke ICU lain. Satunya lagi dinyatakan meninggal di resusitasi," ujar Rizal.
Rizal menuturkan ada 38 pasien yang dievakuasi. Mereka dibawa ke ruangan tersisa yang masih kosong.





