TABLOIDBINTANG.COM - Penyanyi Clay Aiken mengenang kembali komentar pedas yang pernah dilontarkan Simon Cowell saat dirinya mengikuti ajang American Idol musim kedua. Dalam sebuah wawancara terbaru, Clay mengungkap bahwa Simon sempat menyebut dirinya “jelek” ketika berkompetisi di ajang pencarian bakat tersebut.
Penyanyi berusia 47 tahun itu menjadi runner-up di musim kedua American Idol, kalah dari Ruben Studdard yang menjadi juara. Ia mengaku saat itu ada perdebatan besar soal apakah penonton akan memilih penyanyi dengan kemampuan terbaik atau peserta yang memiliki penampilan layaknya bintang pop.
“Saya rasa saat itu ada dilema menarik, apakah Amerika akan memilih penyanyi terbaik atau memilih orang yang terlihat seperti bintang pop,” ujar Clay kepada Insider TV.
Ia pun menyinggung komentar Simon yang kala itu cukup menyakitkan. “Simon bilang saya jelek. Cari saja sendiri, rekamannya masih ada,” katanya.
Meski dikenal tajam di depan kamera, Clay mengungkap sisi lain Simon Cowell di balik layar. Menurutnya, juri asal Inggris itu sebenarnya cukup hangat dan suportif terhadap para peserta.
“Setelah ada peserta yang tereliminasi, Simon biasanya datang memeluk dan mengucapkan selamat tinggal. Semua juri sebenarnya sangat bersikap hangat,” ungkap Clay.
Pelantun lagu "Invisible" itu juga mengaku tidak menyimpan dendam terhadap Simon. Ia bahkan menyebut sang juri sebagai “jenius televisi” karena tahu bagaimana menciptakan drama yang menarik perhatian penonton.
“Simon mengatakan apa yang benar-benar ia pikirkan, tapi itulah kenapa dia jenius di dunia TV. Dia tahu cara membuat acara televisi dan tahu tombol mana yang harus ditekan agar orang terus menonton,” lanjutnya.
Baru-baru ini Clay kembali tampil di American Idol yang kini menghadirkan Luke Bryan, Lionel Richie, dan Carrie Underwood sebagai juri. Ia membawakan single terbarunya berjudul "Rewind" dan mengaku terkejut melihat perubahan besar dalam produksi acara tersebut.
Menurut Clay, jumlah penonton langsung mungkin tidak sebesar dulu, namun skala produksinya kini jauh lebih besar.
“Dulu mungkin hanya ada dua produser dan tiga associate producer. Sekarang semuanya sangat besar. Ada sekitar 150 orang di sini. Mungkin ratusan orang bekerja untuk acara ini,” ujarnya.
Clay sendiri berharap bisa kembali menjalani tur musik setelah merilis lagu comeback "Rewind".




