JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, memastikan penyesuaian tarif tiket pesawat tetap dilakukan secara terukur meski harga avtur dunia naik.
AHY mengatakan pemerintah memahami kekhawatiran masyarakat terkait potensi kenaikan harga tiket pesawat menjelang musim libur sekolah dan Idul Adha 1447 Hijriah.
"Memang tidak selalu mudah untuk menghadapi dinamika dunia seperti ini, tetapi mudah-mudahan ada perbaikan situasi dan sekaligus juga harga tiket pesawat tidak terlalu memberatkan masyarakat," kata AHY di Jakarta, Minggu (17/5/2026), dikutip dari Antara.
Baca Juga: Cerita Prabowo Saat Dulu Jadi Komandan Tempur: Yang Pertama Dicek Bukan Peluru, tapi Beras
Ia menyebut tekanan geopolitik global berdampak langsung terhadap harga energi dunia, termasuk avtur yang menjadi komponen utama biaya operasional maskapai penerbangan.
Sebagai kementerian koordinator yang membawahi sektor transportasi, kata AHY, pemerintah harus menjaga keseimbangan antara keberlangsungan industri penerbangan nasional dan daya beli masyarakat.
"Oleh karena itu, negara-negara di dunia termasuk Indonesia harus melakukan langkah-langkah yang tidak mudah, tapi penyesuaian ini memang harus diambil," ujarnya.
Baca Juga: Harga Emas Pegadaian Hari Ini 18 Mei: Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Stabil
Ia menambahkan, pemerintah masih terus membahas berbagai opsi kebijakan bersama Kementerian Perhubungan dan maskapai penerbangan agar penyesuaian tarif tetap berada dalam batas wajar.
AHY juga berharap konflik di kawasan Timur Tengah segera mereda, sehingga tekanan terhadap harga energi global dan sektor penerbangan dapat berangsur turun.
Penulis : Dina Karina Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Antara
- tiket pesawat naik
- harga avtur naik
- fuel surcharge
- ahy
- menko infrastruktur





