Wajah Fresh dan Natural Jadi Goal Beauty Masa Kini, Bye-bye Anti Aging Berlebihan!

herstory.co.id
1 jam lalu
Cover Berita
HerStory, Jakarta —

Dunia kecantikan global mulai mengalami perubahan besar, Beauty. Jika dulu tren anti aging identik dengan perubahan wajah yang drastis, kini semakin banyak orang justru memilih tampilan yang lebih natural, fresh, dan well-maintained seiring bertambahnya usia.

Fenomena tersebut dikenal dengan istilah graceful aging, yaitu pendekatan kecantikan modern yang berfokus menjaga kualitas kulit dan struktur wajah tanpa mengubah karakter asli seseorang. Tren ini semakin populer di berbagai negara, termasuk Korea Selatan dan Indonesia.

Di industri hiburan Korea Selatan, sejumlah public figure seperti Lee Min Ho dan Jun Ji Hyun dikenal tetap tampil youthful tanpa kehilangan ciri khas wajah mereka. Tampilan yang dihasilkan bukan wajah yang terlihat berbeda, melainkan lebih lifted, proporsional, dan natural.

Fenomena serupa juga terlihat di Hollywood. Nama seperti Jennifer Aniston, Courteney Cox, hingga Salma Hayek Pinault beberapa kali dikaitkan dalam pemberitaan beauty internasional mengenai tren non-surgical lifting dan pendekatan long-term skin maintenance.

Di Indonesia, tren natural-looking beauty juga mulai banyak diminati. Public figure seperti Luna Maya, Wulan Guritno, dan Maxime Bouttier dikenal memilih pendekatan aesthetic yang lebih personalized dan tidak berlebihan.

Menjawab perubahan tren tersebut, ZAP Premiere menghadirkan Ultherapy PRIME, teknologi lifting non-bedah berbasis ultrasound yang dirancang untuk membantu memberikan tampilan wajah lebih kencang dan natural.

Ultherapy PRIME menggunakan teknologi micro-focused ultrasound with visualization atau MFU-V yang bekerja membantu menstimulasi produksi kolagen alami tubuh. Teknologi ini memungkinkan energi ultrasound dihantarkan ke lapisan kulit tertentu secara lebih terarah.

Salah satu keunggulan teknologi tersebut adalah fitur real-time visualization yang memungkinkan dokter melihat lapisan kulit selama prosedur berlangsung sehingga treatment dapat dilakukan lebih presisi sesuai kondisi masing-masing pasien.

Hasil treatment juga berkembang secara bertahap mengikuti proses pembentukan kolagen alami kulit. Umumnya, perubahan mulai terlihat dalam dua hingga tiga bulan dan dapat terus berkembang hingga enam sampai 12 bulan.

Chief Clinical Officer ZAP, Dara Ayuningtyas, mengatakan tren anti aging saat ini tidak lagi berorientasi pada perubahan wajah secara drastis.

“Saat ini pasien bukan lagi datang untuk terlihat menjadi orang lain. Mereka ingin tetap terlihat seperti diri sendiri, hanya lebih fresh, lebih firm, dan lebih well-maintained. Itu yang menjadi arah baru dunia anti aging saat ini,” jelas dr. Dara Ayuningtyas.

Selain graceful aging, tren preventive aging juga mulai meningkat di kelompok usia 30-an. Banyak individu kini memilih melakukan perawatan sejak dini untuk membantu menjaga struktur wajah dan memperlambat munculnya tanda penuaan.

Pendekatan tersebut juga terlihat melalui Primelift Program yang dihadirkan ZAP Premiere. Program ini menggabungkan Ultherapy PRIME dengan treatment lain seperti Picosure Pro dan Botulinum Toxin A-Xeomin untuk membantu meningkatkan kualitas kulit, memperbaiki tampilan tone wajah, hingga menyamarkan garis halus secara lebih natural.

Tren ini memperlihatkan bahwa standar kecantikan modern kini bukan lagi tentang terlihat berbeda, melainkan tetap tampil percaya diri, sehat, dan graceful di setiap fase usia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
GSrek Indonesia Jakarta Chapter Rampungkan Homecoming Sumba 2026
• 23 jam lalumedcom.id
thumb
Persija U-20 Jadi Naga! Berhasil Juara EPA Super League U-20 Berkat Gol Theo Leeming
• 16 jam lalubola.com
thumb
Pengakuan Pemerkosa Mahasiswi di Makassar Usai Diciduk di Surabaya
• 21 jam laludetik.com
thumb
Politikus PDIP Ingatkan Bahaya Rupiah Melemah: Orang Kampung Pasti Ngerti
• 1 jam laluliputan6.com
thumb
Jannik Sinner Juara Italian Open 2026 dan Tuntaskan Career Golden Masters
• 5 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.