SKK Migas Sebut Dua Pabrik LPG Swasta Selesai Uji Coba dan Siap Beroperasi

wartaekonomi.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Djoko Siswanto, menyatakan bahwa dua Liquid Petroleum Gas plant  (pabrik LPG) telah berhasil mencapai tahap commissioning atau uji coba produksi. Proyek tersebut direncanakan akan diresmikan dalam waktu dekat.

Dua fasilitas tersebut sebelumnya telah dipaparkan oleh Djoko dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI pada awal April lalu. Kedua fasilitas tersebut adalah LPG Plant Cilamaya yang memiliki kapasitas produksi 163 Metric Ton per Day (MT/D) LPG dan 1.891 barel kondensat per hari (Barrels of Oil Per Day/BOPD).

Selanjutnya, terdapat LPG dan LNG Plant mini milik PT Sumber Aneka Gas dengan kapasitas tambahan LPG sebesar 30 MT/D serta kondensat sebesar 348 BOPD.

"Tinggal menunggu waktu peresmian saja. Commissioning sudah selesai, tinggal izin niaga LPG atau LNG-nya yang harus diurus. Begitu izin ada, langsung peresmian," ungkap Djoko di kantor Kementerian ESDM, Selasa (18/5/2026).

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai kepemilikan kedua pabrik tersebut, Djoko menegaskan bahwa fasilitas tersebut bukan milik BUMN. "Swasta itu," singkatnya.

Sebelumnya, dalam RDP tersebut, Djoko menyebut rencana peresmian pabrik LPG ini awalnya dijadwalkan pada April 2026. "Pada bulan April itu, ada tambahan 163 ditambah 30, kira-kira total 200 metrik ton per hari, Pak. Ini April bisa diresmikan," ujar Djoko Siswanto di hadapan Komisi XII DPR, Rabu (8/4/2026).

Selain proyek yang siap berproduksi, SKK Migas juga mendorong pembangunan sejumlah infrastruktur LPG strategis di beberapa wilayah. Tahun ini, pemerintah memulai pembangunan LPG Plant Jambi Merang yang diproyeksikan memberikan tambahan pasokan masif sebesar 320 MT/D LPG dan 3.700 BOPD kondensat.

Baca Juga: LPG 3 Kg Ditambah Jutaan Tabung, Pertamina Imbau Warga Tak Panic Buying

Baca Juga: PGN Gencar Salurkan CNG di Batam, Restoran hingga SPPG Beralih dari LPG

Ekspansi hilirisasi gas juga merambah ke Sulawesi Tengah dan Jawa Timur. Djoko menyebutkan, pada Mei mendatang, pihaknya bakal memulai konstruksi LPG Plant di Senoro dengan kapasitas 54 MT/D.

Untuk wilayah Jawa Timur, akan dilakukan pembangunan pabrik tambahan dan perluasan kapasitas sebesar 50 MT/D. "Insyaallah, Bapak Presiden juga berencana untuk meresmikan pabrik-pabrik LPG ini," pungkasnya di DPR RI. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jemaah Terbantu Layanan Mecca Route: Sampai Jeddah Langsung Ibadah
• 22 jam laludetik.com
thumb
Setumpuk Pekerjaan Rumah Pengembangan CNG demi Pangkas Subsidi Energi
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Komandan Jihad Islam Palestina dan Putrinya Meninggal Diserang Israel di Lebanon
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Promo Servis Motor Honda, Diskon Sampai 25%
• 8 jam lalumedcom.id
thumb
Polsek Tanjung Morawa Bongkar Ladang Ganja di Deli Serdang: 40 Batang Ditemukan
• 3 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.