Pertandingan PSM Makassar vs Persib Bandung diwarnai kerusuhan usai pertandingan. Hal itu menyusul merangseknya suporter PSM ke lapangan usai laga.
PSM harus menelan kekalahan 1-2 saat menjamu Persib di Stadion B.J. Habibie, Minggu (17/5) malam. Suporter tuan rumah pun langsung turun ke lapangan sambil melempar benda dan flare. Dari video yang beredar, ada penonton yang turut menendang pemain Persib saat hendak masuk ke lorong stadion.
Anggota Viking Depok, Arnand Budiman, memastikan yang turun ke lapangan bukanlah Bobotoh. Menurutnya, Bobotoh mematuhi instruksi untuk tetap berada di tribune setelah pertandingan.
"Awalnya pas Persib mencetak gol kedua sebelum berapa menit kan langsung habis tuh. [Suporter PSM] Kecewa sama pemain dan manajemen. Yang lain kan pada turun ke lapangan tapi bukan pihak dari Bobotoh yang turun ke lapangan. Pihak Bobotoh udah kondusif dan ada yang bantu pengamanan dari pihak Red Gang [kelompok suporter PSM]. Katanya yang viral di media sosial kan Bobotoh yang turun ke lapangan. Padahal kan enggak. Bobotoh udah ikutin arahan," ujar Arnand kepada kumparan, Senin (18//5).
"Yang turun ke lapangan dari suporter PSM karena mungkin performa PSM tahun ini lagi down, ada di peringkat bawah. Terus, ya, mungkin dari suporter mungkin kecewa, mereka mau lebih keras sikapnya ke manajemen mereka," lanjutnya.
Arnand mengatakan situasi saat ini tampak biasa saja bagi Bobotoh meski terlihat suporter tuan rumah merangsek ke lapangan. Ia mengatakan Bobotoh diselimuti euforia usai kemenangan atas PSM karena selangkah lagi memastikan raihan gelar juara Super League musim ini sekaligus tiga kali beruntun.
Menurutnya, Bobotoh mengetahui adanya tuntutan dari suporter PSM terhadap manajemennya. Ia sempat melihat adanya spanduk protes di luar stadion.
"Makanya ada spanduk dari pihak suporter. Kalau enggak salah dibentangin di depan pintu masuk VIP," kata Arnand.
"Bobotoh sama sekali enggak ada yang turun ke lapangan. Bobotoh aman semua saat kejadian di stadion," tandasnya.





