Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Edukasi Masyarakat di Berbagai Wilayah

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Bea Cukai melalui tiap-tiap unit vertikalnya melakukan sosialisasi ketentuan di bidang cukai bersama pemerintah daerah setempat.

Langkah itu dilakukan untuk menekan peredaran rokok ilegal.

BACA JUGA: Kinerja Moncer, Bea Cukai Kantongi Rp1,44 Triliun dalam 4 Bulan

Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo mengungkapkan peredaran rokok ilegal dapat memberikan dampak negatif terhadap negara.

"Konsumsi rokok ilegal tidak hanya merugikan Kesehatan individu, tetapi juga dapat menghambat pembangunan ekonomi dan sosial secara menyeluruh,” ujar Budi Prasetiyo.

BACA JUGA: KPK Periksa Dua Pejabat Bea Cukai dalam Kasus Suap Impor Barang Tiruan

Di Kalimantan, Bea Cukai Sampit bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Seruyan menggelar sosialisasi ketentuan di bidang cukai bertajuk “Gempur Rokok Ilegal” yang dilaksanakan di GOR Jalan A. Toepak Telaga Pulan, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, pada Selasa (21/4).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Polsek dan Koramil, para kepala desa, tokoh masyarakat, aparatur sipil negara (ASN), dan penjual rokok di Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan.

BACA JUGA: Bea Cukai Tanjung Priok & Polda Metro Jaya Ungkap Penyelundupan Merkuri, Ada 2 Tersangka

Kegiatan serupa juga dilaksanakan di Nusa Tenggara oleh Bea Cukai Labuan Bajo.

Sebagai upaya meningkatkan pelayanan dan kepatuhan pengguna jasa, Bea Cukai Labuan Bajo melaksanakan sosialisasi Tata Cara Penimbunan, Pemasukan, Pengeluaran, dan Pengangkutan Barang Kena Cukai (BKC) serta Pengenalan Aplikasi Cukai pada CEISA 4.0 secara hybrid pada Selasa (21/4).

Selain itu, Bea Cukai juga melaksanakan sosialisasi bersama Tim Satgas Pemberantasan Rokok Ilegal Kabupaten Manggarai Barat pada Selasa (5/5).

Sementara itu, di Pulau Sulawesi, Wali Kota Gorontalo mengajak masyarakat untuk turut mendukung upaya pemerintah dan Bea Cukai dalam menekan peredaran rokok ilegal.

Pemerintah Kota Gorontalo menilai keberadaan pajak rokok memiliki peran strategis dalam membantu pembiayaan pembangunan daerah.

Melalui dana bagi hasil pajak rokok yang diterima pemerintah daerah, sejumlah program prioritas dapat berjalan lebih optimal demi menunjang pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Bea Cukai Gorontalo pun terus menunjukkan komitmennya dalam memberantas rokok ilegal.

Hal tersebut tecermin dari hasil penindakan rokok ilegal yang mencapai 587.032 batang dan 40 Kg tembakau iris sepanjang 2026 (hingga bulan April) dengan potensi penerimaan negara yang berhasil diamankan sebesar Rp439.679.472,00.

Materi sosialisasi yang disampaikan mencakup ciri-ciri rokok ilegal, cara identifikasi pita cukai asli, dan cara pengaduan keberadaan rokok ilegal.

Ciri-ciri rokok ilegal antara lain rokok tanpa pita cukai (rokok polos), rokok dengan pita cukai palsu, rokok dengan pita cukai bekas, serta rokok dengan pita cukai salah peruntukan atau pita cukai yang bukan haknya.

Kemasan rokok legal dilekati dengan pita cukai resmi yang memiliki hologram, kertas khusus, serta cetakan yang sangat jelas dan tajam.

Selain itu, Bea Cukai juga mengimbau kepada masyarakat agar melaporkan keberadaan rokok ilegal di sekitarnya melalui saluran pengaduan resmi Bea Cukai.

Masyarakat dapat melaporkan melalui contact center Bravo Bea Cukai di 1500225, media sosial resmi Bea Cukai, atau datang langsung ke unit Bea Cukai terdekat.

Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan dapat memahami dampak dan risiko peredaran rokok ilegal, sehingga dapat turut mencegah peredarannya.

Keberadaan rokok ilegal dapat menimbulkan ketidakadilan dalam persaingan usaha dan kerugian terhadap negara karena hilangnya potensi penerimaan dari sektor cukai dan pajak rokok. (jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ini yang Dilakukan Bea Cukai dalam Mengawal Kelancaran Penyelenggaraan Haji 2026


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
MotoGP Catalunya 2026: Joan Mir Kena Penalti, Honda Batal Naik Podium
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Viral Purbaya Persilakan Investor Asing Cari Negara Lain, Kemenkeu: Hoaks
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Menkomdigi Sebut 3.000 Nomor Scam Catut Nama Anggota DPR, Modus Minta Sumbangan
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
Pemerintah Tetapkan Idul Adha Jatuh pada 27 Mei 2026, Menteri Agama Ajak Umat Perbanyak Puasa Sunah
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Borneo FC Terpeleset di Jepara! Fabio Lefundes Akui Situasi Makin Sulit usai Gagal Kejar Persib
• 1 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.