Jurnalis Republika Bambang Noroyono Disandera Tentara Israel saat Misi ke Gaza

katadata.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jurnalis Republika, Bambang Noroyono, dikabarkan ditangkap dan ditahan oleh tentara zionis Israel. Kabar tersebut mengemuka setelah beredarnya sebuah rekaman video singkat yang memperlihatkan pria yang akrab disapa Abeng itu meminta bantuan kepada Pemerintah Republik Indonesia.

Dalam video yang dirilis oleh akun resmi Instagram Republika Online, Abeng tampak mengenakan pakaian hitam sambil memegang paspor Indonesia miliknya. Dengan nada bicara yang tenang namun tegas, ia menyampaikan pesan bahwa dirinya tengah berada dalam penguasaan otoritas militer Israel.

"Saya Bambang Noroyono alias Abeng. Saya warga Negara Indonesia, dan saya adalah partisipan pelayaran misi kemanusiaan Global Sumud Flotila 2026," ujarnya dalam rekaman video tersebut.

Abeng menjelaskan, keikutsertaannya dalam pelayaran tersebut adalah bagian dari misi internasional untuk mendistribusikan bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza yang hingga kini masih diblokade. Namun, di tengah perjalanan, ia dan rombongan diduga dicegat oleh militer Israel.

"Jika Anda menemukan video ini, mohon disampaikan kepada Pemerintah Republik Indonesia bahwa saya saat ini dalam penculikan tentara Zionis Israel," katanya.

Melalui rekaman tersebut, ia menyampaikan permohonan langsung kepada pihak diplomatik dan Pemerintah Indonesia untuk segera mengambil langkah taktis guna menyelamatkan dirinya dan memastikan keselamatannya.

"Saya mohon agar Pemerintah Republik Indonesia membebaskan saya dari penculikan tentara penjajahan zionis Israel," ucap Abeng.

Di akhir pesannya, ia juga menyelipkan pesan moral agar sikap politik luar negeri Indonesia tidak goyah atas insiden yang menimpanya. Ia meminta agar Indonesia tetap konsisten berdiri di garis depan dalam membela hak-hak warga Palestina.

"Dan meminta kepada Pemerintah Republik Indonesia untuk tetap terus selalu mendukung kemerdekaan Palestina," katanya.

Misi "Menembus Blokade Gaza 2.0" yang diikuti Abeng merupakan bagian dari gerakan Global Sumud Flotila. Gerakan ini merupakan koalisi sipil internasional yang bertujuan untuk menembus blokade laut ilegal di Gaza dan menyalurkan bantuan medis serta kebutuhan pokok bagi warga sipil yang terdampak konflik.

Hingga berita ini ditulis, nomor kontak Abeng tidak dapat dihubungi. Terakhir, pada pukul 01.46 WIB tadi, dia sempat mengunggah status WhatsApp yang menampilkan titik lokasi Google Maps di Laut Mediterania, perairan antara Turki dan Siprus.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tak Hanya Layani Pasien, Puskesmas Pembantu Meruya Selatan II Jadi Ruang Kumpul Lansia
• 10 jam laludisway.id
thumb
Sidang Isbat Idul Adha 2026 Digelar Tertutup, Ini Hasil Keputusan Pemerintah
• 2 jam lalugrid.id
thumb
Banyak PMI Bermasalah karena Dokumen Tak Lengkap, Pemerintah Perkuat Pengawasan
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Juara Italian Open 2026, Sinner tuntaskan Career Golden Masters
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Gelaran Serabi 2026 Dorong 1.800 UMKM Perempuan “Naik Kelas”
• 5 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.