Empat WNI Masih Disandera Perompak Somalia, Kemlu Terus Lakukan Proses Negosiasi Pembebasan

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

Kemlu terus melakukan koordinasi intensif. Berdasarkan informasi yang diterimanya, para WNI yang disandera dilaporkan dalam keadaan sehat.

Empat WNI Masih Disandera Perompak Somalia, Kemlu Terus Lakukan Proses Negosiasi Pembebasan

IDXChannel - Empat warga negara Indonesia (WNI) yang merupakan anak buah kapal (ABK) MT Honour 25 masih disandera perompak Somalia. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menegaskan, proses negosiasi pembebasan terus dilakukan.

“Saat ini, proses negosiasi antara pihak pemerintah setempat, crew management dan pihak-pihak terkait lainnya di Somalia masih terus berlanjut. Besar harapan proses negosiasi pembebasan dapat selesai dalam tempo yang tidak terlalu lama,” kata Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah Senin (18/5/2026).

Baca Juga:
Turki, Somalia Umumkan Kesepakatan Eksplorasi Migas

Heni memastikan, pihak Kemlu terus melakukan koordinasi intensif. Berdasarkan informasi yang diterimanya, para WNI yang disandera dilaporkan dalam keadaan sehat.

“Berdasarkan informasi yang telah dikumpulkan dari berbagai pihak, seluruh kru kapal WNI dilaporkan dalam keadaan sehat, kebutuhan logistik terpenuhi, dan gaji tetap dibayarkan,” kata dia.

Baca Juga:
Bajak Laut Somalia Kembali Marak, 4 ABK WNI Jadi Sandera

“Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perhubungan, dan pihak-pihak terkait juga telah melakukan family engagement ke keluarga kru serta menyampaikan bahwa Pemerintah akan terus melakukan upaya terbaik untuk  melindungi WNI di luar negeri,” katanya.

Baca Juga:
Empat WNI Disandera Perompak di Perairan Somalia, Kemlu: Upaya Penyelamatan Terus Dilakukan

Dia melanjutkan, selain empat WNI yang merupakan ABK, ada warga negara asing (WNA) yang diduga menjadi korban lainnya.

“Nah berdasarkan informasi yang diperoleh saat ini, pada kapal tersebut diawaki oleh 4 ABK WNI, 10 ABK Pakistan dan 1 ABK India dan Myanmar,” ujar dia.

Heni menambahkan, saat ini Kemlu tengah fokus dalam penanganan penyelamatan yang melibatkan otoritas pemerintah setempat, tokoh masyarakat hingga pelaku usaha terkait.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Purbaya Klarifikasi Omongan Prabowo soal Rakyat Desa Gak Pakai Dolar: Untuk Menghibur Aja
• 3 jam laludisway.id
thumb
Pemerintah Tetapkan 1 Dzulhijjah 1447 H Jatuh pada 18 Mei 2026, Iduladha 27 Mei
• 12 jam lalueranasional.com
thumb
Aksi Pemotor Masuk Tol Batang-Semarang dan Lawan Arus, Berujung Dibina Petugas
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
27 Ribu CCTV Terintegrasi Bantu Tim Pemburu Begal Polda Metro Jaga Jakarta
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Tangis Ibu Jirayut Pecah, Akui Tinggalkan Anak Setahun Demi Kabur dari Rumah Tangga Penuh KDRT
• 5 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.