FAJAR, SAN DIEGO—Dua tersangka remaja membunuh tiga pria dalam penembakan di sebuah masjid di San Diego pada hari Senin (18 Mei) waktu AS sebelum bunuh diri beberapa blok jauhnya, kata pihak berwenang.
Kepala Polisi Scott Wahl mengatakan seorang petugas keamanan di Pusat Islam San Diego termasuk di antara korban tewas dan kasus ini sedang diselidiki sebagai kejahatan kebencian.
Dikutip dari Asia One, sekitar dua jam sebelum serangan itu, ibu dari salah satu tersangka menelepon polisi untuk melaporkan bahwa putranya hilang, kata Wahl dalam konferensi pers.
Dia khawatir putranya mungkin ingin bunuh diri, dan akhirnya dia menyadari bahwa beberapa senjatanya hilang, bersama dengan kendaraannya.
Kasus ini menjadi semakin mendesak ketika polisi mengetahui bahwa dia mengenakan pakaian kamuflase dan berada bersama seorang kenalan.
Petugas mulai menggunakan teknologi apa pun yang mereka miliki untuk menemukan para remaja tersebut, termasuk pembaca plat nomor otomatis.
Wahl mengatakan saat itulah polisi mulai menerima laporan tentang penembakan.
Pusat Islam tersebut adalah masjid terbesar di San Diego County, menurut situs webnya. Letaknya sekitar 15 kilometer di utara pusat kota San Diego. (amr)





