Persiapan Sudah 90 Persen, Pabrik Baterai Listrik IBC Siap Beroperasi

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pabrik yang merupakan hasil kolaborasi Indonesia Battery Corporation (IBC) dan Ningbo Contemporary Brunp Lygend (CBL) itu dijadwalkan memasuki tahapan COD.

Persiapan Sudah 90 Persen, Pabrik Baterai Listrik IBC Siap Beroperasi (FOTO:Dok Ist)

IDXChannel – Tak lama lagi, pabrik baterai listrik Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB) di Karawang, Jawa Barat, bakal segera beroperasi. 

Jika tak ada aral melintang, pabrik yang merupakan hasil kolaborasi Indonesia Battery Corporation (IBC) dan Ningbo Contemporary Brunp Lygend (CBL) itu dijadwalkan memasuki tahapan commercial operation date (COD) pada Juli mendatang.

Baca Juga:
Trump Tunda Serangan ke Iran Hari Ini

“Saat ini, persiapannya sudah 90 persen. Pabrik ini ini tidak hanya bicara soal pengembangan baterai, tetapi juga kita kembangkan industrinya, ekosistemnya, kapabilitasnya dan tentu saja teknologinya,” ujar Presiden Direktur Indonesia Battery Corporation (IBC) Aditya Farhan Arif dalam bincang Mind Club di Jakarta, Senin (18/5/2026).

Dia menambahkan, keberadaan pabrik baterai nasional itu merupakan tonggak penting untuk mengambil momentum pemanfaatan kendaraan listrik demi mewujudkan transisi menuju energi bersih. 

Baca Juga:
Perkuat Permodalan, OJK Dorong Konsolidasi BPR/S

Menurutnya, program elektrifikasi ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menciptakan hilirisasi tambang di Tanah Air khususnya nikel yang memang melimpah.

Pabrik baterai listrik CATIB di Karawang, Jawa Barat, digadang-gadang sebagai salah satu manufaktur strategis untuk mendukung program electrifikasi di dalam negeri. Dalam implementasinya, IBC menggandeng CBL yang merupakan bagian dari produsen baterai asal China, CATL.

Baca Juga:
Indonesia Kecam Tindakan Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla, Prioritaskan Perlindungan WNI

Fasilitas produksi CATIB pada tahap awal memiliki kapasitas 6,9 Gigawatt Hour (GWh) dan akan bertambah lagi sebanyak 8,1 GWh pada tahap berikutnya. Dari pabrik ini, akan dihasilkan sejumlah produk berupa baterai untuk Battery Electric Vehicle (BEV), Hybrid Electric Vehicle (HEV) dan Battery Energy Storage System (BESS). Total, proyek ini menelan investasi sebesar USD1,1 miliar.

“Untuk tahap awal paling tidak kita sudah menyerap sekitar Rp4 triliun investasinya,” kata Aditya.

Baca Juga:
Bertolak ke Saudi, Wamenhaj Minta Jamaah Laporkan Jika Ada Pungutan Oknum

Adapun untuk jenis baterai yang dihasilkan dari pabrik tersebut adalah manganese cobalt (NMC) dan lithium iron phosphate (LFP). Kedua model baterai ini merupakan komponen penting dari kendaraan listrik yang digunakan oleh para produsen mobil listrik.

Menurut Aditya, IBC selaku pengembang baterai listrik melihat pasar ke depan sangat menjanjikan, terutama didukung oleh penggunaan kendaraan listrik yang kian bertambah dan kebutuhan akan sistem penyimpanan listrik dari berupa BESS.

“Selain pasar lokal, kami juga membidik ekspor untuk jenis baterai NMC ke Jerman. Di sana pabrikan banyak menggunakannya. Sementara untuk storage kita incar Jepang,” katanya.

Untuk mendukung ambisi dalam mengembangkan ekosistem industri baterai listrik secara global, IBC juga terus mengembangkan sumber daya manusia (SDM) di perusahaan. Ini dilakukan dengan mengirim 600 tenaga kerja ke China untuk mendalami teknologi baterai.

“Kita ingin mencetak engineer yang fokus pada pengembangan baterai. Selain itu kami juga bekerja sama dengan kampus-kampus di sini,” katanya.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Mau Mobil Khusus Pakai Kaca, Purbaya Siapkan Anggarannya
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Jadwal Baru CFD Jakarta Mulai 1 Juni 2026, Rasuna Said Dibuka
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Dinkes DKI Temukan 3 Kasus Positif Hantavirus di Jakarta, 6 Orang Masih Suspek
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Partai Berkarya Ajak Semua Kader Dukung Program Pembangunan Strategis Presiden Prabowo
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
KPK Periksa Pengusaha Heri Black soal Temuan Penggeledahan di Semarang
• 12 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.