HALMAHERA UTARA, iNews.id - Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali mengalami erupsi pada Selasa (19/5/2026) pagi. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat tinggi kolom abu mencapai sekitar 3.000 meter di atas puncak gunung.
Erupsi Gunung Dukono ini terjadi pada pukul 07.25 WIT. Kolom abu terpantau membubung hingga kurang lebih 4.087 meter di atas permukaan laut.
"Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara," tulis PVMBG dalam keterangan tertulisnya.
PVMBG menyebut letusan Gunung Dukono terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 20 milimeter dan durasi erupsi mencapai 111,69 detik. Hingga laporan dibuat, aktivitas erupsi masih berlangsung.
Gunung Dukono saat ini masih berada pada Status Level II Waspada. Masyarakat dan wisatawan diminta tidak beraktivitas di sekitar kawah aktif karena potensi bahaya erupsi masih cukup tinggi.
Baca Juga:Gempa Hari Ini Magnitudo 5,9 Guncang Nias Utara, BMKG: Hati-Hati Gempa SusulanPVMBG merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Dukono serta pengunjung agar tidak mendaki dan mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 kilometer dari pusat erupsi.
Aktivitas vulkanis Gunung Dukono diketahui kerap memuntahkan abu vulkanis secara periodik. Sebaran abu vulkanis disebut dapat berubah-ubah mengikuti arah dan kecepatan angin di kawasan tersebut.
Karena itu, warga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak abu vulkanik yang berpotensi mengganggu kesehatan, terutama sistem pernapasan.
"Maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker/penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan," tulisnya.
Gunung Dukono merupakan salah satu gunung api paling aktif di Indonesia yang berada di Pulau Halmahera. Aktivitas vulkanisnya hampir terjadi sepanjang tahun dan terus dipantau secara intensif oleh petugas PVMBG.
#maluku




