Medan (ANTARA) - Dua warga Lingkungan II, Kelurahan Wek I, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut) dilaporkan hilang setelah tertimbun material longsor akibat hujan deras, Senin (18/5).
Kapolsek Batangtoru AKP Penggar M. Siboro mengatakan kedua korban merupakan ibu dan anak bernama Yasine Gulo (43) dan Sariman Gulo (22).
Baca juga: Petugas evakuasi dua warga tewas akibat longsor di Tapanuli Selatan
“Korban terbawa tanah longsor dan belum ditemukan. Saat ini proses pencarian masih berlangsung bersama masyarakat,” ujarnya di Tapsel, Selasa
Peristiwa itu terjadi saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut pada Senin (18/5) sore hingga malam hari.
Ia mengatakan berdasarkan keterangan keluarga, kedua korban pergi ke belakang rumah untuk memperbaiki saluran air yang tersumbat sebelum akhirnya tertimbun longsor.
Baca juga: Tim SAR kembali temukan dua jenazah korban longsor Tapanuli Selatan
Baca juga: BPBD Tapanuli Selatan: Tiga korban longsor ditemukan tewas
Tim gabungan dari BPBD Tapsel, TNI, Polri, dan warga setempat masih melakukan pencarian. Proses evakuasi terkendala hujan dan kondisi jalan yang licin.
Petugas juga menurunkan alat berat dan penerangan malam untuk membantu pencarian korban.
Kapolsek Batangtoru AKP Penggar M. Siboro mengatakan kedua korban merupakan ibu dan anak bernama Yasine Gulo (43) dan Sariman Gulo (22).
Baca juga: Petugas evakuasi dua warga tewas akibat longsor di Tapanuli Selatan
“Korban terbawa tanah longsor dan belum ditemukan. Saat ini proses pencarian masih berlangsung bersama masyarakat,” ujarnya di Tapsel, Selasa
Peristiwa itu terjadi saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut pada Senin (18/5) sore hingga malam hari.
Ia mengatakan berdasarkan keterangan keluarga, kedua korban pergi ke belakang rumah untuk memperbaiki saluran air yang tersumbat sebelum akhirnya tertimbun longsor.
Baca juga: Tim SAR kembali temukan dua jenazah korban longsor Tapanuli Selatan
Baca juga: BPBD Tapanuli Selatan: Tiga korban longsor ditemukan tewas
Tim gabungan dari BPBD Tapsel, TNI, Polri, dan warga setempat masih melakukan pencarian. Proses evakuasi terkendala hujan dan kondisi jalan yang licin.
Petugas juga menurunkan alat berat dan penerangan malam untuk membantu pencarian korban.





