Krisis Ekonomi Memburuk, Ribuan Demonstran Tuntut Presiden Mundur

cnbcindonesia.com
3 jam lalu
Cover Berita
1/7

Seorang pendemo menendang tabung gas air mata selama protes yang menyerukan pengunduran diri Presiden Bolivia Rodrigo Paz di La Paz, Bolivia, Senin (18/5/2026) waktu setempat. (REUTERS/Claudia Morales)

2/7

Pawai yang berujung ricuh tersebut dipicu krisis ekonomi dan bahan bakar, yang memburuk akibat kekurangan dolar AS dan penurunan produksi energi domestik. (REUTERS/Claudia Morales)

3/7

Dikutip dari Reuters Selasa (19/5/2026), perusahaan minyak negara Bolivia YPFB mengatakan bahwa blokade di pabrik Senkata dan beberapa jalan lain di seluruh negeri memicu penangguhan pengiriman minyak ke daerah-daerah yang terkena dampak. (REUTERS/Claudia Morales)

4/7

Kericuhan yang telah meluas ini telah memblokir jalan selama hampir dua minggu dan menyebabkan kekurangan makanan, bahan bakar, dan perlengkapan medis di seluruh negeri. (REUTERS/Claudia Morales)

5/7

“Presiden Paz seharusnya memerintah, bukan mengadu domba kita sebagai saudara," ucap salah satu demonstran. "Saudara-saudara kita ada di sini; bahkan putra saya seorang petugas polisi ada di sana, berhadapan dengan saya. Bukan itu yang kami, masyarakat adat, inginkan. Itulah mengapa kami mengatakan kepada saudara kami, presiden: kami telah memberi Anda kekuasaan, tetapi Anda belum mampu memerintah” tambahnya. (REUTERS/Claudia Morales)

6/7

Krisis ekonomi Bolivia, yang diakibatkan oleh penurunan produksi energi dan kekurangan dolar AS, adalah yang terburuk yang pernah dialami negara itu dalam beberapa dekade terakhir. (REUTERS/Claudia Morales)

7/7

Kelangkaan bahan bakar juga meluas di seluruh negeri, menyusul dekrit presiden pada Desember 2025 yang mengakhiri subsidi bahan bakar nasional, yang menyebabkan harga bensin jauh lebih tinggi. (REUTERS/Claudia Morales)

Add as a preferred
source on Google

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pakar Limbah Hayari UGM Sebut Emisi Metana Bantargebang Bisa Jadi Sumber Energi Alternatif
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Perang Lawan Judol: Kemkomdigi Blokir 3,45 Juta Situs dan Ajukan Pembekuan 25 Ribu Rekening
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Jadikan Duel Kontra Bulgaria di Final FIFA Series sebagai Tolok Ukur, Bung Ropan Yakin Timnas Indonesia Bisa Bicara di Piala Asia
• 17 jam lalubola.com
thumb
Prabowo Sebut Rakyat Desa Tak Pakai Dollar, Purbaya: Bukan Berarti Enggak Ngerti Rupiah, Dia Jago!
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Gubernur Sherly Tjoanda Skakmat Pejabat Malut: Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi, tapi Mengapa Rakyat Tetap Miskin?
• 20 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.