Surabaya, 19 Mei 2026 – PT Multisarana Intan Eduka Tbk (MSIE) menggelar Public Expose Insidentil di Surabaya hari ini sebagai bentuk transparansi menyusul volatilitas sahamnya yang luar biasa. Dalam kurun waktu 13 April hingga 12 Mei 2026, harga saham MSIE terbang setinggi 214,89% — sebuah lonjakan yang membuat Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk menjatuhkan sanksi cooling down alias suspensi sementara pada 5 Mei lalu.
Manajemen MSIE dengan tegas menyatakan: tidak ada informasi material yang belum diungkapkan dan tidak ada rencana aksi korporasi yang dapat mempengaruhi pencatatan saham. Dengan kata lain, pihak perusahaan juga sama “bengongnya” dengan pasar.
“Kami Juga Tidak Tahu Penyebab Pastinya”
Dalam paparannya, Corporate Secretary MSIE, Nesti Sunaryo, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan mendalam atas fluktuasi perdagangan saham. Namun sampai saat ini, tidak ditemukan fakta material yang belum disampaikan ke publik.
Juga dijelaskan oleh Tanu Wijaya selaku Direktur MSIE saat Public Expose mewakili manajemen.
“Perseroan tidak memiliki informasi tertentu yang secara langsung menyebabkan volatilitas atau fluktuasi perdagangan saham Perseroan selama periode tersebut,” demikian pernyataan resmi dari Tanu Wijaya,
Pergerakan harga yang ekstrem itu dinilai lebih dipicu oleh faktor eksternal dan sentimen pasar — mulai dari kondisi perdagangan, aktivitas investor, hingga faktor teknikal yang sepenuhnya di luar kendali MSIE.
Hormati Keputusan BEI: Cooling Down Demi Kewajaran
MSIE menyatakan menghormati dan mendukung langkah Bursa Efek Indonesia yang melakukan suspensi cooling down pada 5 Mei 2026. Langkah ini diambil untuk menjaga keteraturan, kewajaran, dan efisiensi perdagangan efek di pasar modal Indonesia.
Sebagai perusahaan publik yang taat aturan, MSIE berkomitmen penuh terhadap prinsip keterbukaan informasi dan Good Corporate Governance.
Kabar Baik: Operasional Tetap Normal
Di tengah gejolak saham, MSIE menegaskan bahwa kegiatan usaha dan operasional perseroan berjalan normal. Fokus utama perusahaan tetap pada:
- Pengelolaan aset pendidikan
- Peningkatan kualitas fasilitas pendidikan
- Menjaga hubungan jangka panjang dengan penyewa
- Pengembangan usaha secara prudent dan berkelanjutan
Terkait aksi korporasi, manajemen mengaku masih terus mengevaluasi berbagai peluang. Namun hingga saat ini belum ada rencana aksi korporasi yang berdampak pada pencatatan saham di bursa.
Transparansi untuk Investor
Lewat Public Expose ini, MSIE ingin memberikan informasi yang transparan, akurat, dan berimbang kepada investor, pemegang saham, regulator, media, dan seluruh pemangku kepentingan.
Saham MSIE memang sedang panas, tapi dapur perusahaan tetap dingin. Investor disarankan tetap mencermati risiko pasar dan tidak hanya terpaku pada lonjakan harga jangka pendek. Apakah ada “tangan tak terlihat” di balik kenaikan 214%? MSIE bilang bukan dari mereka. Kita tunggu Bapepam dan BEI yang lanjut menyelidik.





