Bojonegoro (beritajatim.com) – Sebanyak 9.315 penumpang tercatat menggunakan layanan kereta api jarak jauh di Stasiun Bojonegoro selama masa angkutan libur panjang Kenaikan Yesus Kristus, 13–17 Mei 2026. Jumlah tersebut terdiri atas 4.646 penumpang berangkat dan 4.669 penumpang datang.
Data KAI Daop 8 Surabaya menunjukkan volume kedatangan penumpang sedikit lebih tinggi dibandingkan keberangkatan selama periode libur panjang tersebut. Tingginya jumlah penumpang datang menunjukkan meningkatnya mobilitas masyarakat menuju Bojonegoro untuk berbagai keperluan, mulai dari liburan hingga kunjungan keluarga.
Puncak kedatangan penumpang terjadi pada Kamis, 14 Mei 2026, dengan total 1.140 penumpang tiba di Stasiun Bojonegoro. Sementara puncak keberangkatan tercatat pada Minggu, 17 Mei 2026, sebanyak 1.258 penumpang berangkat seiring dimulainya arus balik libur panjang.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan operasional perjalanan kereta api selama masa libur panjang berlangsung lancar dan terkendali.
“KAI terus mengedepankan keselamatan perjalanan serta menjaga ketepatan waktu sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada pelanggan,” ujar Mahendro.
KAI Daop 8 Surabaya juga memastikan pelayanan di Stasiun Bojonegoro berjalan aman dan kondusif dengan melakukan sejumlah langkah antisipasi, seperti pengaturan alur penumpang dan optimalisasi fasilitas stasiun. “Ke depan, KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan demi memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi masyarakat,” tutup Mahendro. (lim/kun)




