Mahasiswi Teknik Unhas Ditemukan Tewas di Kampus, Sempat Kirim Voice Note

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Mahasiswi Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin (Unhas), ditemukan tewas di kampusnya di Jalan Poros Malino, Kabupaten Gowa, Sulsel, Senin (18/5) malam.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Gowa, Ipda Muh Alfian, mengatakan mahasiswi berusia 19 tahun itu ditemukan pertama kali oleh dua mahasiswa lainnya dalam kondisi tergeletak di aspal.

"Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal," kata Alfian kepada wartawan, Selasa (19/5).

Alfian belum mengetahui penyebab kematian korban, apakah terjatuh atau melompat dari lantai tiga gedung. Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi.

"Karena ini masih kami lakukan langkah-langkah penyelidikan dan kami juga masih mencari fakta-fakta terkait kematian yang bersangkutan, kami belum dapat menyimpulkan apa penyebab kematian yang bersangkutan,” ujar Alfian.

Dari hasil olah TKP awal, polisi menemukan sejumlah barang milik korban di sekitar lokasi, di antaranya sepeda motor, sepatu, telepon genggam, dan tas.

“Adapun barang yang kami temukan yaitu sepeda motor almarhum, berikut tas, sepatu, serta handphone daripada almarhum,” katanya.

Menurut Alfian, jasad korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk menjalani autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian.

Pernyataan Rektorat Unhas

Terpisah, Kabid Humas Sekretariat Rektor Unhas, Ishaq Rahman, juga membenarkan hal tersebut. Kata dia, korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Iya benar, ada mahasiswi yang ditemukan meninggal," katanya.

Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diduga mengalami tekanan mental. Lantaran, korban sempat mengirim pesan suara (voice note/VN) serta video kepada teman dan orang tuanya.

Sehingga, orang tua korban dan rekannya sempat mencari keberadaan korban di kampus.

"Pesan suara itu sempat diteruskan ke orang tuanya. Sehingga orang tuanya juga ke kampus mencari korban bersama temannya, tapi tidak ketemu. Dan belakangan baru dapat informasi jika korban ditemukan meninggal," tandasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wartawan Republika Dikabarkan Ditangkap Israel, Taufiq PKB Desak Pemerintah Bertindak Cepat
• 18 jam lalujpnn.com
thumb
Transformasi Layanan Kesehatan Berbasis Digital : Babak Baru Pelayanan Kesehatan Holistik di Taiwan
• 2 jam laluerabaru.net
thumb
5 Siswa Tewas Tenggelam di Sungai Vietnam, Sempat Tolong Teman Terseret Arus
• 18 jam laludetik.com
thumb
Legislator RI: Israel Selalu Bikin Masalah dan Langgar Hukum Internasional
• 6 jam lalujpnn.com
thumb
Pemkab Bekasi Lepas 542 Calon Haji Kloter Terakhir Menuju Tanah Suci
• 18 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.