Ketua Umum PRIMA: Kebangkitan Nasional 2026 Momentum Bangkitnya Indonesia Menuju Negara Kerakyatan

disway.id
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Ketua Umum Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) Agus Jabo Priyono menegaskan momentum Hari Kebangkitan Nasional 2026 menjadi penanda bangkitnya Indonesia baru di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto.

Menurut dia, arah pembangunan nasional saat ini sedang berjalan meninggalkan model pembangunan liberalistik yang selama puluhan tahun menjauhkan negara dari amanat konstitusi UUD 1945, menuju jalan kerakyatan yang berpihak pada kepentingan rakyat banyak.

Kebangkitan ini juga menjadi momentum untuk mengembalikan negara kepada cita-cita pendiri bangsa, yaitu mewujudkan Indonesia yang berdikari secara ekonomi, berdaulat secara politik, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

BACA JUGA:Satu Pelaku 'Didor' Tim Pemburu Begal PMJ usai Melawan saat Hendak Ditangkap

“Kebangkitan nasional hari ini bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi momentum kebangkitan Indonesia yang berpihak kepada rakyat. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia bergerak dari liberalisme menuju kerakyatanisme,” kata Agus Jabo dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 19 Mei 2026.

Agus Jabo mengatakan, pemerintah saat ini sedang melakukan transformasi besar dari sistem ekonomi yang kapitalistik menuju sistem ekonomi kerakyatan sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945.

Kekayaan alam Indonesia tidak boleh hanya dinikmati segelintir elite dan kekuatan modal global, tetapi harus sebesar-besarnya dipergunakan untuk kemakmuran rakyat. 

Karena itu, lanjut dia, berbagai program strategis nasional terus dijalankan sebagai fondasi kebangkitan Indonesia baru.

BACA JUGA:9 Identitas WNI yang Ikut Misi Global Sumud Flotila ke Gaza, 5 Lainnya Masih Diculik Tentara Israel

Mulai dari penguatan investasi nasional melalui Danantara, pengelolaan Devisa Hasil Ekspor (DHE) untuk kepentingan nasional, percepatan hilirisasi industri, hingga pembangunan kemandirian pangan dan energi nasional.

Negara juga hadir melalui program-program kerakyatan yang langsung menyentuh kehidupan rakyat.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk generasi masa depan Indonesia, penguatan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes), pembangunan Kampung Nelayan, Sekolah Rakyat (SR), industrialisasi desa, hingga penguatan perlindungan sosial menjadi bagian dari agenda besar membangun kesejahteraan yang nyata dan merata. 

“Seluruh kebijakan ini bertujuan membangun Indonesia yang tidak lagi bergantung pada kekuatan asing, tetapi mampu berdiri di atas kaki sendiri. Indonesia yang kuat ekonominya, maju industrinya, sejahtera petaninya, berdaulat pangannya, dan bermartabat rakyatnya,” ujar Agus Jabo. 

BACA JUGA:Prabowo Ingin Mobil Kepresidenan Khusus, Menkeu: Anggaran Pasti Ada

Agus Jabo mengatakan agenda kebangkitan nasional tersebut tidak akan berjalan mudah karena akan menghadapi perlawanan dari kelompok-kelompok yang selama ini diuntungkan oleh sistem ekonomi lama.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tak Hanya Rafale, Ini Daftar Alutsista Baru yang Diterima TNI
• 1 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kesaksian Bocah Keturunan Gaza soal Penembakan Horor di Masjid San Diego
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Lapangan Sekolah Rakyat Dibangun Tanpa Tribun, Sherly Tjoanda Blak-blakan Tanya Mandor: Orang yang Nonton Suruh di Mana?
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Jreng! Putin Bakal Sambangi Tetangga RI, Lawatan Kedua Dalam Setahun
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
51 Guru TK-PAUD Sleman Belajar Montessori untuk Hadapi Anak Kecanduan Gawai
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.