“Saya Tidak Mau Bikin Mama Saya Nangis Terus Mikirin Anaknya”

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Sore itu, suara pukulan ke samsak bergantian terdengar dari bawah Flyover Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Di lokasi yang dulu identik dengan tawuran, kini sejumlah pemuda justru sibuk mengenakan sarung tinju dan berlatih di atas ring.

Bagi Bintang (22), tempat tersebut membawa perubahan besar dalam hidupnya. Pemuda asal Depok itu mengaku pernah lama terjebak dalam lingkungan tawuran sejak remaja.

Kini, rutinitasnya berubah menjadi latihan tinju sepulang kerja.

“Saya enggak mau tawuran lagi,” kata Bintang kepada Kompas.com, Senin (18/5/2026).

Ia mengingat masa-masa ketika hidupnya lebih banyak dihabiskan untuk aktivitas yang menurutnya tidak membawa dampak baik.

Tawuran dan nongkrong hingga larut malam menjadi bagian dari kesehariannya sejak duduk di bangku SMP.

“Saya dari SMP sudah dekat sama tawuran. Ya kegiatannya, maaf-maaf ya Kak, lebih banyak negatifnya deh. Mungkin saya enggak bisa sebutin ya. Pokoknya kegiatan negatif banyak dilakukan lah,” ujarnya.

Baca juga: Jurus Pemkot Jaktim Turunkan Angka Tawuran Lewat Ring Tinju

Kini, hampir setiap sore setelah bekerja di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Bintang menyempatkan diri datang ke arena tinju di Pasar Rebo. Padahal sebelumnya ia bukan tipe orang yang gemar berolahraga.

Menurut dia, keputusan untuk berubah muncul perlahan dari dalam dirinya sendiri. Lingkungan pertemanan yang mulai berbeda ikut membuatnya berpikir ulang tentang arah hidupnya.

”Lebih ke kesadaran pribadi aja. Mau sampai kapan sih kayak gini? Terus banyak teman juga, contohnya ada Bang Fale yang kemarin habis menang di Bogor. Itu salah satu motivasi saya buat ikut boxing. Ada juga Bang Yunus dan yang lain,” kata dia.

Namun di balik itu, ada satu alasan yang paling kuat mendorongnya meninggalkan tawuran.

“Saya tidak mau bikin mama saya nangis terus mikirin anaknya,” ucap Bintang.

Dalam tiga bulan terakhir, Bintang merasa hidupnya mulai berubah. Kondisi fisiknya lebih sehat dan emosinya tidak lagi mudah terpancing seperti dulu.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Jika sebelumnya kemarahan sering dilampiaskan lewat perkelahian di jalan, kini energi itu ia keluarkan saat latihan memukul samsak atau sparring di atas ring.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wagub Babel Divonis 4 Bulan Penjara Kasus Penipuan
• 22 jam lalurctiplus.com
thumb
Pertumbuhan Ekonomi Malaysia Diprediksi Melorot hingga 4,4 Persen
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pekerja Kita Siap Untuk AI, Apakah Tempat Kerja Kita Siap?
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Megawati dan Dubes Kuwait Bahas Dampak Konflik Timur Tengah bagi Indonesia
• 6 jam lalumatamata.com
thumb
Lautan Cinta Segera Tayang di SCTV, Netizen Waswas Beri Cinta Waktu Tamat
• 3 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.