Seorang anak ditemukan tewas oleh tim SAR di wilayah TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (19/5). Ia tewas usai terbawa arus Sungai Ciliwung dari wilayah Pancoran Mas, Kota Depok, Minggu (17/5) sekitar pukul 17.10 WIB.
Tim SAR menemukan korban setelah dua hari melakukan pencarian. Korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di antara jaring sampah.
“Penemuan yang terletak pada radius 24,5 KM dari lokasi kejadian dan langsung melakukan proses evakuasi ke tepian sungai,” kata Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, dalam keterangannya.
Korban tersebut ditemukan dalam keadaan utuh sehingga mudah diidentifikasi pihak keluarga. Setelah ditemukan, jasad korban dibawa ke rumah duka.
“Setelah dilakukan identifikasi dan konfirmasi oleh pihak keluarga, jenazah dipastikan merupakan korban yang tengah dicari atas nama Afiq Rabani Ramadhan dan langsung kita evakuasi menuju rumah duka,” ungkap Desiana.
Sementara Kabid Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Depok, Denny Romulo, menjelaskan peristiwa itu terjadi saat korban sedang memancing bersama rekannya.
“Korban sedang mengambil alat pancing, kail yang tersangkut. Lalu korban mencoba berenang ke posisi alat pancing, korban tenggelam pada saat mengambil alat pancing,” ungkap Denny dalam keterangannya.
Warga yang juga sedang memancing segera meminta tolong usai rekan korban berteriak. Namun korban tidak tertolong sebab arus sungai begitu deras.
“Korban tidak terselamatkan dikarenakan arus yang begitu kencang, kondisi air begitu dalam, dan kondisi sudah sore menjelang malam,” tutur Denny.





