Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto soal masyarakat desa tidak menggunakan dolar AS.
Haedar mengatakan kemungkinan ada maksud dari presiden untuk memberdayakan petani dan kedaulatan pangan mandiri.
"Ya memang petani di desa enggak bayar pakai dolar, pakai rupiah. Tapi mungkin maksudnya Pak Presiden itu ingin memberdayakan petani, ya, dengan semangat membangun dunia pertanian dan kedaulatan pangan mandiri," kata Haedar kepada wartawan di Unisa Yogyakarta, Selasa (19/5).
"Lalu ketika ada fluktuasi rupiah dan dolar lalu dikait-kaitkan, ya," katanya.
Haedar meminta pesan Prabowo ini dipahami secara proporsional atau pada tempatnya.
"Ya pahami saja pesan Presiden itu pada tempatnya, enggak usah dipahami dalam konteks lain," pungkasnya.




