Deteksi Begal dan Tawuran, Pramono Bakal Integrasikan 24 Ribu CCTV di Jakarta

disway.id
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan memperkuat sistem pengawasan keamanan dengan mengintegrasikan seluruh kamera pengawas CCTV yang tersebar di berbagai wilayah Ibu Kota.

Pengintegrasian ini sebagai upaya mendeteksi tindak kriminal seperti begal dan aksi tawuran.

BACA JUGA:MPR RI Desak Prabowo Lobi Donald Trump untuk Bebaskan 9 WNI yang Ditahan Israel

Menurut Pramono, Pemprov DKI Jakarta bersama dengan Polda Metro Jaya akan mengintegrasikan sekitar 24 ribu CCTV ke dalam satu sistem terpadu.

Pengintegrasian tersebut telah disepakati melalui penandatanganan nota kesepakatan tentang optimalisasi pemanfaatan CCTV dalam rangka menjaga ketertiban umum di Balai Kota Jakarta pada Senin, 18 Mei 2026.

“Jadi untuk begal, kami kemarin kan sudah menyampaikan, bekerja sama dengan Polda Metro Jaya, ada kurang lebih 24.000 CCTV yang diintegrasikan nantinya,” ujar Pramono di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa, 19 Mei 2026.

BACA JUGA:5 WNI yang Diculik Israel Masih Hilang Kontak Termasuk Jurnalis Republika, GPCI Khawatir Disiksa

Mas Pram sapaan akrabnya mengatakan, keberadaan CCTV bukan hanya untuk merekam kejadian, tetapi juga menjadi alat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan kota.

Kata dia CCTV menjadi sumber awal untuk mendeteksi tindak kriminal seperti begal, tawuran, dan sebagainya.

Penanganan berbagai persoalan keamanan tersebut nantinya akan dilakukan bersama dengan Polda Metro Jaya.

Kesempatan sebelumnya, Kepala Dinas Kominfotik DKI Jakarta, Budi Awaluddin mengatakan, selama ini CCTV yang dimiliki Polda Metro Jaya dan Pemprov DKI dikelola masing-masing.

BACA JUGA:Hyundai Motor Rilis Tema Layar Eksklusif Gratis Semarakkan FIFA World Cup 2026, Cek Cara Unduhnya!

Hingga akhir tahun 2026, Budi menargetkan, sebanyak 7.314 titik CCTV yang akan diintegrasikan untuk kepentingan pelayanan publik dan pengawasan kota.

"Ke depan pengembangan terus dilakukan," ujarnya.

Budi mengatakan, hingga tahun 2027 ditergetkan CCTV di Jakarta akan bertambah sebanyak 16.781 titik. Sehingga potensi CCTV yang akan diintegrasikan menjadi 24.095 titik.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sebelas Santri Dicabuli Pimpinan Ponpes di Ponorogo, Kuasa Hukum Korban Beberkan Kronologinya
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Dituntut 5 Tahun Penjara, Immanuel Ebenezer: Saya Menyesal Sekali Jadi Wakil Menteri
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Rupiah Melemah, Peternak Sebut Harga Pakan Ikut Naik karena Bahan Baku Masih Impor
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Muhammadiyah-Vatikan Bentuk Koalisi Lintas Agama, Serukan Perdamaian Dunia
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Profil Calvin Dores, Putra Deddy Dores yang Nekat Ingin Jual Bola Mata Demi Selamatkan Ekonomi Keluarga
• 19 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.