Soal Isu Pembentukan Badan Khusus Ekspor, Ini Kata Bahlil

katadata.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menanggapi informasi mengenai pembentukan Badan Ekspor oleh pemerintah. Informasi itu sebelumnya mencuat setelah Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan membentuk badan khusus untuk menangani ekspor komoditas strategis.

Disebutkan bahwa rencana itu akan diumumkan Prabowo saat berpidato di DPR pada Rabu (20/5) besok. Setelah dibentuk, Badan Ekspor nanti bakal membeli komoditas dari produsen atau eksportir untuk kemudian menjualnya ke para pembeli di pasar global.

“Nanti kita lihat ya, tunggu saja,” kata Bahlil saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (19/5).

Menurut informasi yang diperoleh Katadata.co.id, pembentukan Badan Ekspor bertujuan untuk mengatasi masalah under-invoicing export, di mana eksportir melaporkan harga yang lebih rendah dari harga sebenarnya. Praktik tersebut merugikan negara karena menyebabkan negara kehilangan potensi penerimaan pajak dan royalti, di samping devisa hasil ekspor yang diterima juga tidak optimal masuk ke Indonesia. 

Senada dengan Bahlil, Menteri Investasi/Kepala BKPM yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Rosan Roeslani, juga mengatakan hal yang sama.

“Sudah, tunggu besok saja ya. Nanti semua ada penjelasannya besok,” kata Rosan saat ditemui di Kementerian ESDM.

Pada tahap awal, Badan Ekspor ini akan menarget eksportir produk komoditas batu bara dan minyak sawit mentah (CPO). Adapun untuk ekspor komoditas mineral masih dalam pembahasan. 

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengaku belum mendapatkan informasi mengenai pembentukan badan tersebut. “Belum, belum. Saya malah baru dengar,” kata Budi Santoso saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (19/5).

Sumber Katadata.co.id menyebut Badan Ekspor ini bakal menggunakan konsep yang mirip dengan state commodity trading house yang digunakan oleh Pemerintah Cina atau Singapura.

Ada dua skenario struktur Badan Ekspor ini. Pertama, Badan Ekspor berada di bawah Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kedua, Badan Ekspor berada di bawah Danantara. 

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tri Winarno, juga mengaku belum mengetahui informasi mengenai pembentukan Badan Ekspor tersebut. 

Wah, saya tidak tahu,” kata Tri yang juga ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (19/5). 

Tri juga mempertanyakan skema kerja dari Badan Ekspor tersebut jika dipercaya untuk mengurus ekspor sejumlah komoditas strategis Indonesia, seperti batu bara dan CPO.  

“Skemanya seperti apa? Saya belum update,” ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pramono Tugaskan Kadishub DKI Baru Bereskan Parkir Liar Termasuk Pungli di Blok M
• 9 jam laluokezone.com
thumb
Sinopsis JEJAK DUKA DIANDRA SCTV Episode 124, Hari Ini Selasa 19 Mei 2026: Diandra Hilang Misterius, Dimitri Terjebak di Sumur Gelap
• 5 jam lalutabloidbintang.com
thumb
BNN Sita 136,5 Kg Sabu dalam Operasi Saber Bersinar 2026
• 9 jam laludetik.com
thumb
Dasco Sambangi BEI saat IHSG Merah: Kita Akan Melihat Hasilnya Setelah 29 Mei
• 11 jam lalukatadata.co.id
thumb
Politeknik IDN Bogor Buat Geger! Tampilkan Lulusan Beromzet Ratusan Juta hingga Hafal Al Quran
• 10 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.