Tren Gaya Hidup Aktif Meningkat, Minuman Isotonik Baru Hadir di Indonesia

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

The Coca-Cola Company memperkenalkan produk minuman isotonik terbaru mereka di Indonesia. Dalam acara peluncuran yang digelar di Jakarta pada Selasa (19/5), minuman baru ini hadir untuk memenuhi gaya hidup masyarakat urban yang dinilai semakin aktif, bahkan di luar aktivitas olahraga.

President Director Coca-Cola Indonesia, Eva Luciana, mengatakan kehidupan di kota besar seperti Jakarta membuat masyarakat mengeluarkan energi lebih banyak dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari perjalanan menuju kantor hingga mobilitas kerja.

“Aktif itu bukan hanya soal olahraga berat di gym. Kehidupan sehari-hari kita di kota besar juga membutuhkan banyak energi,” ujar Eva saat ditemui kumparan.

Ia mencontohkan pengalaman pribadinya saat harus menghadapi kemacetan Jakarta, yang membuat perjalanan singkat menjadi jauh lebih lama dan melelahkan secara fisik maupun emosional.

Dalam kesempatan itu, Eva juga menyinggung perjalanan panjang perusahaan Coca-Cola di Indonesia yang disebut telah hadir selama 99 tahun. Eva menyebut merek tersebut hadir dalam berbagai momen masyarakat, mulai dari perayaan hingga budaya populer.

Produk yang diperkenalkan adalah minuman isotonik Powerade dengan dua varian, yakni Active Blue dan Active White. Keduanya ditujukan untuk kebutuhan aktivitas yang berbeda.

Powerade Brand & Marketing Representative, Chintamy Ruliana Dewi, menjelaskan varian biru ditujukan untuk aktivitas dengan intensitas tinggi seperti olahraga, sedangkan varian putih lebih menyasar aktivitas ringan sehari-hari seperti commuting atau mobilitas kerja.

Dalam sesi diskusi, aktris sekaligus pegiat gaya hidup aktif, Fanny Ghasani, turut berbagi pengalamannya menjaga stamina di tengah aktivitas padat.

Menurut Fanny, tantangan terbesar bukan hanya menjaga tubuh tetap bertenaga, tetapi juga tetap fokus secara mental saat menjalani banyak peran dalam sehari.

“Kita sering hadir dalam setiap aktivitas, tapi sebenarnya badan dan pikiran sudah capek duluan,” kata Fanny.

Acara peluncuran juga menghadirkan dr. Diana Felicia Suganda, Spesialis Gizi Klinik yang menjelaskan pentingnya keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh. Ia menyebut tubuh manusia terdiri dari sekitar 60 persen cairan yang juga mengandung elektrolit seperti natrium, kalium, kalsium, dan magnesium.

Menurutnya, kekurangan elektrolit tidak hanya menyebabkan tubuh lemas, tetapi juga bisa memicu sulit fokus hingga kram otot.

“Kadang orang merasa sudah cukup minum air putih, tapi elektrolit yang hilang belum tergantikan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa konsumsi kopi berlebihan saat tubuh lelah bukan selalu solusi tepat karena sifatnya diuretik atau memicu pengeluaran cairan tubuh.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Niat Puasa Arafah Jelang Iduladha 2026 untuk Hapus Dosa 2 Tahun
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Pramono Anung Sebut Klenteng Tian Fu Gong PIK Simbol Toleransi di Jakarta
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Rupiah Tembus Level Terendah, Ekspektasi Kenaikan BI Rate Menguat
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Kecelakaan di Jombang, Truk Hantam Pagar Rumah Warga
• 7 jam lalurctiplus.com
thumb
Tim Pemburu Begal Disiagakan 24 Jam, Kapolda Metro Ajak Warga Aktif Lapor
• 23 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.