Misbakhun: Pemerintah dan DPR Intens Cari Solusi Stabilkan Rupiah

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menegaskan pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS yang terjadi saat ini menjadi perhatian serius pemerintah dan pelaku ekonomi nasional.

Namun, dia meminta masyarakat tidak menyikapi dinamika kurs secara berlebihan hingga memicu kepanikan yang dapat memperburuk sentimen pasar.

BACA JUGA: Misbakhun Bantah Pengamat yang Ragukan Angka Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Mengacu pada apa yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto mengenai Rupiah yang sedang mengalami tekanan terhadap Dolar AS, Misbakhun menilai pesan yang ingin dibangun adalah pentingnya menjaga ketenangan publik di tengah gejolak ekonomi global.

“Yang ingin disampaikan Presiden adalah masyarakat tidak perlu panik berlebihan setiap kali melihat nilai tukar bergerak. Bukan berarti pelemahan Rupiah dianggap tidak penting atau disepelekan,” kata Misbakhun dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (19/5/2026).

BACA JUGA: Serap Aspirasi di 3 Lokasi, Misbakhun Kisahkan Kerja Keras Prabowo & Bahlil Meredam Gejolak BBM

Menurut Misbakhun, konteks yang ingin dibangun Presiden adalah menjaga ketenangan publik agar tidak terjebak kepanikan yang kontraproduktif terhadap ekonomi.

Dia mengibaratkan gejolak nilai tukar seperti cuaca buruk dalam pelayaran. Ombak tetap harus diwaspadai dan diantisipasi dengan navigasi yang tepat, tetapi kepanikan di atas kapal justru dapat memperbesar risiko.

BACA JUGA: Pertama dalam Sejarah, Prabowo Pimpin KEM-PPKF di DPR, Alasannya?

"Kalau ada gelombang besar, tentu nahkoda harus bekerja serius menjaga arah kapal, tetapi penumpang juga tidak perlu panik seolah kapal akan tenggelam,” ujarnya.

Pemerintah dan DPR Intens Cari Solusi Stabilkan Rupiah

Misbakhun menegaskan DPR memahami sensitivitas dampak kurs terhadap masyarakat, terutama terkait harga energi, bahan pangan impor, dan kebutuhan industri.

Oleh karena itu, Komisi XI DPR RI terus memantau perkembangan nilai tukar rupiah dan secara intens berkomunikasi dengan pemerintah, Bank Indonesia serta otoritas sektor keuangan untuk membahas langkah-langkah penguatan stabilitas ekonomi nasional.

“Di belakang layar, pembahasan mengenai stabilitas Rupiah dan langkah-langkah penguatannya terus dilakukan secara intens. Pemerintah dan DPR tidak diam,” kata Misbakhun.

Dia optimistis langkah koordinatif yang dilakukan pemerintah dan otoritas ekonomi secara bertahap akan mulai memberikan sentimen positif terhadap pasar dalam waktu dekat.

“Saya yakin pasar akan mulai melihat arah perbaikannya. Yang penting sekarang konsistensi kebijakan dijaga dan kepercayaan publik tidak boleh goyah,” ujarnya.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich Batari


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Arus Balik Libur Panjang, Tol Cikampek Utama Dilewati 77 Ribu Kendaraan dari Trans Jawa
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Polri Gagalkan Keberangkatan 32 Jemaah Haji Ilegal, 13 Orang Jadi Tersangka
• 11 jam laludetik.com
thumb
Wamenhaj Klaim Banyak Perbaikan pada Haji 2026, soal Keberangkatan hingga Kartu Nusuk
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Sarwendah Bantah Isu Pesugihan di Gunung Kawi, Cuma Datang untuk Syuting
• 11 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Megawati Bertemu Dubes Kuba-Kuwait, Bahas Dampak Ketegangan Geopolitik
• 18 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.