PB Mathla’ul Anwar Kecam Tindakan Israel Terhadap Jurnalis dan Aktivis Global Sumud Flotilla

jpnn.com
14 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - JAKARTA - Pengurus Besar Mathla’ul Anwar mengecam keras tindakan Israel melakukan penahanan dan pembajakan armada kapal sukarelawan kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang menjalankan misi kemanusiaan untuk rakyat Palestina di Gaza.

Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar Jazuli Juwaini mengatakan misi kemanusiaan internasional dilindungi oleh prinsip-prinsip hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa. Menurut dia, tindakan represif terhadap sukarelawan sipil dan jurnalis merupakan bentuk pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional dan prinsip-prinsip hak asasi manusia.

BACA JUGA: Jazuli Juwaini Jabat Ketum PB Mathla’ul Anwar 2026–2031, Usung Transformasi MA Naik Level

“Sukarelawan kemanusiaan dan jurnalis internasional menjalankan tugas mulia kemanusiaan dan dilindungi hukum internasional dari segala bentuk represi, kekerasan, intimidasi, maupun penahanan. Apa yang dilakukan Israel merupakan tindakan melawan hukum dan mencederai nilai-nilai kemanusiaan universal,” kata Jazuli, Selasa (19/5).

Diketahui, armada tersebut membawa lebih dari seratus sukarelawan kemanusiaan berbagai negara, termasuk dua jurnalis Indonesia dari Republika, Bambang Nuroyono dan Thoudy Badai, yang dilaporkan ditangkap oleh militer Israel (IDF).

BACA JUGA: BKSAP DPR RI Kecam Intersepsi Israel Terhadap Misi Kemanusiaan Global Sumud Flotilla

Armada kemanusiaan tersebut membawa bantuan kemanusiaan, obat-obatan, dan kebutuhan dasar bagi warga Gaza yang selama ini menderita akibat blokade berkepanjangan Israel, bukan mengangkut senjata ataupun menjadi ancaman militer.

Prioritas Diplomasi

BACA JUGA: 5 Sukarelawan GPCI Bergabung dalam Misi Global Sumud Flotilla 2026 Menuju Gaza

PB Mathla’ul Anwar meminta Kementerian Luar Negeri RI mengambil langkah diplomasi yang lebih proaktif dan intensif. Hal itu guna memastikan keselamatan serta pembebasan warga negara Indonesia termasuk dua jurnalis Republika dan seluruh sukarelawan dalam armada tersebut.

PB Mathla’ul Anwar juga mendesak negara-negara anggota PBB dan komunitas internasional memberikan tekanan nyata kepada Israel atas tindakan agresif dan pelanggaran kemanusiaan yang terus berulang.

PB Mathla’ul Anwar meminta Board of Peace (BoP) yang dipimpin Amerika Serikat untuk mengambil sikap tegas terhadap Israel karena tindakan penahanan dan pembajakan misi kemanusiaan jelas bertentangan dengan semangat perdamaian yang selama ini dikampanyekan BoP sendiri.

Tidak hanya itu, PB Mathla’ul Anwar menekankan bahwa berbagai bentuk represi, penangkapan, dan penahanan terhadap sukarelawan kemanusiaan tidak akan menghentikan gelombang solidaritas dunia terhadap "Palestina.

“Sebaliknya, tindakan tersebut makin memperlihatkan wajah pelanggaran kemanusiaan Israel di hadapan dunia dan membuat Israel makin terpojok serta dikucilkan dalam pergaulan internasional,” papar Jazuli.

PB Mathla’ul Anwar menilai tindakan Israel terhadap misi kemanusiaan sipil internasional merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional dan konvensi kemanusiaan.

Oleh karena itu, dunia internasional tidak boleh diam dan harus kembali menyeret Israel ke mahkamah internasional untuk mempertanggungjawabkan berbagai kejahatan kemanusiaan yang dilakukan terhadap rakyat Palestina dan para sukarelawan sipil internasional.

“Berbagai konsekuensi hukum internasional yang terus berkembang akan makin menekan Israel apabila praktik pelanggaran hak asasi manusia dan agresi militer terus dilakukan,” ungkap Jazuli Juwaini.

PB Mathla’ul Anwar dengan tegas menuntut Israel segera membebaskan seluruh sukarelawan kemanusiaan dan jurnalis internasional yang ditahan, termasuk Bambang Nuroyono dan Thoudy Badai, tanpa syarat dan tanpa penundaan.

PB Mathla’ul Anwar menyerukan solidaritas umat, masyarakat sipil dunia, media internasional, serta seluruh pejuang kemanusiaan untuk terus bersuara membela Palestina dan menghentikan segala bentuk kejahatan kemanusiaan di Gaza. (boy/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Siapa Enzo Maresca? Calon Kuat Pelatih Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
• 17 jam laluharianfajar
thumb
Timnas Indonesia U-19 Matangkan Taktik di Jogja, Nova Arianto Mulai Seleksi Jelang Piala AFF U-19 2026
• 4 jam lalubola.com
thumb
PT KAI Ungkap Progres Pembangunan Peron 6-8 Stasiun Bogor
• 19 jam lalukompas.com
thumb
Saat Pelajar dan Mahasiswa Masuk Istana, Takjub Lihat Ruangan Presiden
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
SE Guru Non-ASN 2026 Didukung DPR RI, Jadi Solusi Cegah Kekosongan Guru
• 7 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.