Tuntut Kesejahteraan, Ratusan Guru di Tulungagung Berangkat ke Jakarta

beritajatim.com
1 jam lalu
Cover Berita

Tulungagung (beritajatim.com) – Ratusan guru Tulungagung berangkat menuju Gedung DPR RI Jakarta untuk menyuarakan aspirasi. Mereka rencananya akan bergabung dengan sejumlah organisasi guru lainnya untuk melakukan aksi di Gedung DPR RI besok.

Beberapa tuntutan yang dibawa oleh para guru, salah satunya meminta kesetaraan nasib dan kesejahteraan guru swasta. Mereka juga berharap ada revisi atau amandemen undang undang yang bisa mengakomodir guru tanpa memandang status.

Ketua Pengurus Daerah Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PD PGSI) Tulungagung, Nur Qomarudin mengatakan, terdapat sekitar 110 guru Tulungagung yang berangkat ke Jakarta. Kedatangan mereka ke Gedung DPR RI bertujuan untuk melakukan aksi yang dikemas dalam agenda silaturahmi nasional.

“Kami berangkat bersama 110 guru menggunakan dua bus menuju Gedung DPR RI,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).

Qomarudin menjelaskan, selama ini muncul mispersepsi dan dikotomi antara guru honorer, swasta, PPPK Paruh Waktu, PPPK Penuh Waktu dan guru PNS. Pihaknya meminta agar tidak ada dikotomi dan hanya memunculkan Guru Indonesia. Menurutnya semua guru yang sudah terdaftar dalam Dapodik maupun Simpatika memiliki status yang sama.

“Baik guru swasta, honorer, PPPK Paruh Waktu, PPPK Penuh Waktu atau guru PNS memiliki kewajiban yang sama. Maka dengan amandemen nanti guru dapat tercover semua,” jelasnya.

Terdapat beberapa tuntutan yang dibawa oleh ratusan guru Tulungagung dalam aksi di depan Gedung DPR RI Jakarta mendatang. Diantaranya, menuntut kesetaraan dan kesejahteraan untuk guru yang mengajar di sekolah swasta.

.ub5b728c44ecfce3442f4270f4ab3fba7 { padding:0px; margin: 0; padding-top:1em!important; padding-bottom:1em!important; width:100%; display: block; font-weight:bold; background-color:#eaeaea; border:0!important; border-left:4px solid #D35400!important; text-decoration:none; } .ub5b728c44ecfce3442f4270f4ab3fba7:active, .ub5b728c44ecfce3442f4270f4ab3fba7:hover { opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; text-decoration:none; } .ub5b728c44ecfce3442f4270f4ab3fba7 { transition: background-color 250ms; webkit-transition: background-color 250ms; opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; } .ub5b728c44ecfce3442f4270f4ab3fba7 .ctaText { font-weight:bold; color:#464646; text-decoration:none; font-size: 16px; } .ub5b728c44ecfce3442f4270f4ab3fba7 .postTitle { color:#000000; text-decoration: underline!important; font-size: 16px; } .ub5b728c44ecfce3442f4270f4ab3fba7:hover .postTitle { text-decoration: underline!important; }
Baca Juga:  Dindik Jatim Pastikan Guru Honorer Tetap Aman Meski Ada Penghapusan Status pada 2027

Selama ini guru negeri lebih diuntungkan karena sudah masuk dalam database pemerintah, sedangkan guru swasta harus mengikuti jalur umum saat seleksi.

“Kami mewakili guru swasta yang ada di yayasan atau madrasah berharap bisa mendapat kesetaraan nasib dan status dimata pemerintah,” pungkasnya. [nm/but]


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Blok Ganal Hadapi Tantangan Tinggi dalam Pengembangan Migas
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
Selasa, layanan Samsat Keliling tersedia di 14 wilayah Jadetabek
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Herawati Didukung Komisi III DPR RI, Erin Wartia Tegaskan Tutup Pintu Damai
• 3 jam lalucumicumi.com
thumb
Sebelas Santri Dicabuli Pimpinan Ponpes di Ponorogo, Kuasa Hukum Korban Beberkan Kronologinya
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Liburan Sekolah Makin Seru, Infinity Wars VR di Jatim Park 2 Tawarkan Sensasi Bertempur di Dunia Virtual
• 4 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.