Pandu Sjahrir Soroti Pentingnya Tata Kelola demi Masa Depan Fintech Indonesia

viva.co.id
15 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Pandu Sjahrir sebagai Ketua Umum Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) menegaskan tata kelola yang kuat menjadi fondasi utama bagi masa depan industri fintech nasional. Ia menyampaikan, industri fintech dinilai tidak cukup hanya mengejar inovasi dan ekspansi, tetapi juga harus membangun kepercayaan publik melalui praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Chief Investment Officer (CIO) di Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia ini menambahkan, Indonesia butuh lebih banyak tech champions yang mampu tumbuh dan bersaing secara berkelanjutan. Ambisi ini harus dibangun di atas fondasi tata kelola yang kuat seiring pertumbuhan ekonomi digital yang semakin pesat.

Baca Juga :
Anak Muda Disebut Jadi Kunci Masa Depan, Ini Pesan Keras soal Kepemimpinan Inklusif
Fintech bisa Tumbang Tanpa Keamanan Berlapis, Berikut 4 Lapisan Rahasianya

Pandu menuturkan, responsible innovation dan good governance bukan lagi pilihan bagi industri fintech. Keduanya menjadi kebutuhan utama agar inovasi dapat bertahan dalam jangka panjang.

“Setelah lebih dari satu dekade perjalanan, AFTECH juga mengakui tantangan struktural yang masih harus diselesaikan bersama: ekosistem keuangan digital Indonesia yang masih terlalu terfragmentasi, bergerak masing-masing, sementara tantangan yang dihadapi justru semakin besar dan kompleks,” ujar Pandu dalam keterangannya, Selasa, 19 Mei 2026.

Menurut dia, seluruh pemangku kepentingan di industri fintech perlu meningkatkan kolaborasi agar sektor ini mampu naik kelas dan memberikan dampak nyata terhadap perekonomian nasional. Upaya ini 

tidak hanya membangin industri fintech tumbuh cepat, tetapi dipercaya dan memberi dampak nyata bagi sektor riil Indonesia.

“Kalau kita ingin industri ini naik kelas, maka seluruh pemangku kepentingan, termasuk pelaku usaha harus step up. Integrate. Collaborate. Move faster," beber Pandu.

AFTECH juga menilai ekosistem fintech Indonesia kini memasuki fase baru. Sejumlah perusahaan digital besar mulai mencatatkan profitabilitas setelah bertahun-tahun membangun fondasi bisnis. 

Kondisi ini dinilai menjadi sinyal bahwa model bisnis fintech nasional semakin matang dan berkelanjutan. Informasi ini disampaikan mengemuka dalam Rapat Umum Anggota (RUA) AFTECH 2026 yang digelar di Soehana Hall, kawasan SCBD, Jakarta, yang turut dihadiri regulator dan pemangku kepentingan strategis nasional, mulai dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Keuangan, Bappenas hingga Bank Indonesia.

Baca Juga :
Bursa Asia Loyo saat Iran-Israel Sepakat Gencatan Senjata 10 Hari, Wall Street Berbeda Arah
Xbox Sebut Game Pass Terlalu Mahal, Intip Rencana Terbarunya
5 Hal yang Harus Disiapkan oleh Generasi Muda untuk Hadapi Masa Depan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jangan Salah Pilih, Ini 4 Tips Menentukan Hewan Kurban Sesuai Syariat
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Lewat KUR Perumahan, BSI Dorong Masyarakat Miliki Hunian Pendukung Usaha
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Prabowo Akan Hadiri Pameran IPA Convex 2026 di BSD Besok
• 16 jam laludetik.com
thumb
Prabowo Akan Sampaikan Langsung KEM-PPKF RAPBN 2027 di DPR RI pada Hari Kebangkitan Nasional
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Trump Tunda Serangan ke Iran, Tapi Ancaman Bunuh Ivanka Muncul! Timur Tengah di Ambang Ledakan Besar
• 5 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.